Waspada! Suhu di Lampung Capai 37,8 Derajat Celsius

Lampung

Waspada! Suhu di Lampung Capai 37,8 Derajat Celsius

Tommy Saputra - detikSumbagsel
Rabu, 21 Okt 2026 22:30 WIB
Ilustrasi gambar suhu panas
Foto: Ilustrasi suhu udara (Thinkstock)
Lampung -

Sejumlah wilayah di Lampung mengalami suhu udara panas yang cukup ekstrem. Data BMKG pada Rabu (21/10) menunjukkan suhu tertinggi mencapai 37,8 derajat Celsius di Seputih Raman, Lampung Tengah.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Radin Inten Lampung, Iqbal Surgiansyah, mengatakan data tersebut merupakan hasil pengamatan sejumlah stasiun cuaca otomatis hingga pukul 13.40 WIB.

Selain Seputih Raman, suhu udara di Sidomulyo, Lampung Selatan, tercatat mencapai 37,6 derajat Celsius. Kemudian, Menggala, Tulang Bawang, sebesar 37,4 derajat Celsius dan Mesuji 37,3 derajat Celsius.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suhu tinggi juga terpantau di Stasiun Meteorologi Lampung sebesar 37,2 derajat Celsius, Pringsewu 36,9 derajat Celsius, serta Banjit, Way Kanan, 36,2 derajat Celsius.

Di wilayah lainnya, suhu udara tercatat lebih rendah. Liwa, Lampung Barat, menjadi salah satu daerah dengan suhu terendah, yakni 28,1 derajat Celsius. Sementara suhu di Krui, Pesisir Barat, mencapai 30,8 derajat Celsius.

ADVERTISEMENT

Iqbal menjelaskan perbedaan suhu udara antardaerah dipengaruhi kondisi geografis dan dinamika atmosfer. Faktor lain yang turut berperan adalah intensitas sinar matahari, tutupan awan, kelembapan, serta pergerakan angin.

"Jika suhu di Lampung saat ini terasa lebih tinggi dibandingkan daerah lain, hal tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti intensitas penyinaran matahari, kondisi tutupan awan, kelembapan udara, serta karakteristik geografis wilayah," kata Iqbal.

Dia mengatakan minimnya tutupan awan membuat sinar matahari lebih optimal mencapai permukaan bumi. Kondisi tersebut dapat memicu peningkatan suhu, terutama pada siang hari.

"Selain itu, kondisi angin dan pergerakan massa udara juga turut memengaruhi suhu di suatu wilayah," ujarnya.

BMKG juga memprakirakan awal musim hujan di Lampung berlangsung berbeda-beda di setiap wilayah. Sebagian daerah diprediksi lebih dahulu memasuki musim hujan pada Oktober, sedangkan wilayah lainnya baru mengalaminya pada awal tahun depan.

Iqbal menyebut sebagian wilayah Pesisir Barat menjadi daerah yang lebih awal memasuki musim hujan, dengan perkiraan awal pada Oktober dasarian II atau periode 11-20 Oktober.

Sebaliknya, Lampung Selatan bagian selatan diprakirakan menjadi wilayah yang paling akhir memasuki musim hujan, yakni pada Januari dasarian I atau periode 1-10 Januari.

Perbedaan tersebut membuat kondisi cuaca di Lampung tidak bisa disamaratakan. Masyarakat diimbau mengikuti informasi prakiraan cuaca dan perkembangan musim dari BMKG untuk mengantisipasi perubahan kondisi cuaca di wilayah masing-masing.



(dai/dai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads