Sebanya tujuh titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), masih membara. Lokasi tersebut berada di Taman Hutan Raya (Tahura) Orang Kayo Hitam (OKH) hingga Taman Nasional Berbak dan Sembilang (TNBS).
Kepala Manggala Agni Daops Bukit Tempurung, Sandy Prabowo, dalam laporannya mengatakan pemadaman karhutla di Tahura OKH dan TNBS terus dioptimalkan. Satuan Manggala Agni dari berbagai daerah turut diperbantukan untuk melakukan pemadaman mulai dari Daops Kota Jambi, Daops Muara Tebo, Daops Pekanbaru, hingga Daops Dumai.
"Update jumlah personel Manggala Agni 92 orang," kata Sandy, Senin (19/10/2026).
Para personel tersebut dibagi ke tujuh titik karhutla. Lokasi pertama di Tahura OKH. Selanjutnya, enam titik lainnya berada di TNBS, di antaranya, Desa Simpang Datuk, Desa Rantau Rasau, Desa Sungai Cemara, Desa Sungai Rambut, Desa Labuhan Pering yang meliputi Dusun Sungai Kapas dan Dusun Labuhan.
Selain tim Manggala Agni, pemadaman itu turut dilakukan personel gabungan lainnya yang diperkuat sejak Minggu (18/10/2026). Ada dari personel TNI, Brimob, BPBD, dan Basarnas. Selain juga dukungan dari sejumlah perusahaan perkebunan yang berada di dekat dengan kawasan tersebut.
Dalam visual udara yang dibagikan Tim Manggala Agni, asap putih masih membumbung tinggi dari tanah gambut yang terbakar. Titik kebakaran terus meluas sehingga perlu penanganan optimal.
"Kami melakukan pemadaman di Labuhan Pering. Ini memasuki hari ke tujuh," kata Komandan Regu Manggala Agni, Roman Dani di lokasi.
Upaya pemadaman di TNBS ini memiliki sejumlah hambatan di antaranya minimnya sumber air bagi tim Satgas darat untuk memadamkan titik api. Selain itu, vegetasi yang rapat membuat akses ke lokasi sulit dijangkau petugas dan perlu ekstra kewaspadaan.
"Kendala kami di lapangan minimnya sumber air, dan susahnya menuju titik api dengan harus merintis karena vegetasi yang rapat dan seringnya pohon tumbang," ujar Roman.
Saat ini, petugas di lapangan melakukan penyekatan di lokasi menggunakan alat berat dari bantuan sejumlah perusahaan agar tidak meluas.
"Tim melakukan penyekatan agar api tidak merambat dan meluas," pungkasnya.
Berdasarkan Data Satgas Karhutla Provinsi Jambi, per 17 Oktober 2026, luasan kebakaran hutan dan lahan di Jambi mencapai 4.813,56 hektare. Kabupaten Batang Hari terluas dengan 1.376 hektare, Sarolangun 958 hektare, Tanjung Jabung Barat 674 hektare, Tanjung Jabung Timur 659 hektare, Muaro Jambi 626 hektare, Tebo 403 hektare, Bungo 86 hektare, Merangin 17 hektare, dan Kota Jambi 10 hektare.
Simak Video "Video: 64 Pesawat Perkuat Operasi Pemadaman Karhutla"
(dai/dai)