Beruang Hitam Muncul di Sungai Muara Enim, Warga Diminta Waspada

Sumatera Selatan

Beruang Hitam Muncul di Sungai Muara Enim, Warga Diminta Waspada

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Senin, 28 Sep 2026 20:40 WIB
Beruang hitam muncul di sungai Muara Enim
Beruang hitam muncul di sungai Muara Enim (Foto: Istimewa/Polres Muara Enim)
Muara Enim -

Warga Desa Baru Rambang, Kecamatan Rambang, Muara Enim, dibuat resah dengan kemunculan beruang hitam di sekitar aliran sungai. Warga pun diminta waspada.

Kemunculan satwa itu juga direkam warga dan videonya beredar di media sosial. Polisi yang mendapat laporan kemudian mengecek lokasi serta meminta warga tidak mendekati kawasan tempat satwa tersebut terlihat.

Kapolsek Rambang Iptu Zulkarnain Afinata mengatakan pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah warga yang melihat langsung satwa tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan meminta keterangan warga yang melihat kemunculan satwa tersebut," katanya, Senin (28/9/2026).

Kemunculan pertama dilaporkan terjadi pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, Ariadi (45), warga setempat, melihat binatang yang diduga beruang dewasa berwarna hitam di pinggir Sungai Selingsing, anak Sungai Rambang, Dusun I, Desa Baru Rambang.

ADVERTISEMENT

Ariadi kemudian menghubungi Syahibul Padilah alias Dilok (42). Syahibul yang datang ke lokasi masih melihat satwa tersebut dari jarak sekitar 500 meter.

Satwa itu terlihat berada di sungai dan diduga sedang mandi serta minum. Warga kemudian mengambil foto dan video dari jarak jauh.

"Setelah sekitar 30 menit, satwa tersebut bergerak menuju kawasan hutan," ujarnya.

Kemunculan kembali terjadi pada Minggu (27/9) sekitar pukul 14.00 WIB. Kali ini satwa terlihat di bagian hilir Sungai Rambang, masih di wilayah Dusun I Desa Baru Rambang.

Sarmedi (48), anggota Linmas Desa Baru Rambang, menjadi warga yang melihat satwa tersebut. Saat itu Sarmedi hendak mandi di sungai dan melihat satwa yang diduga beruang tersebut dari jarak sekitar 15 meter.

Sekitar 15 menit kemudian, satwa itu meninggalkan lokasi dan bergerak menuju kawasan hutan.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Baru Rambang dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan terkait laporan tersebut.

Polisi mengimbau warga untuk sementara tidak mandi ataupun beraktivitas di sekitar lokasi kemunculan satwa.

"Kami imbau masyarakat tidak mendekati atau mengejar apabila satwa tersebut kembali terlihat. Segera laporkan kepada pemerintah desa atau pihak kepolisian," katanya.

BKSDA Sumatera Selatan telah menerima laporan tersebut dan akan menindaklanjutinya dengan mendatangi lokasi untuk memastikan keberadaan satwa serta melakukan penanganan sesuai kewenangannya.



(csb/csb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads