Cara Mengenali Penyakit ISPA dengan Mudah, Ini Gejala hingga Cara Mencegah

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Minggu, 27 Sep 2026 22:30 WIB
Ilustrasi seorang perempuan sedang mencegah terkena ISPA. (Foto: Getty Images/AegeanBlue)
Palembang -

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) termasuk jenis gangguan kesehatan yang berbahaya apabila tidak ditangani dengan benar. Karena kemunculannya yang cepat, banyak masyarakat dan pembaca detikers yang kerap mempertanyakan apakah ISPA dapat menular kepada orang di sekitarnya.

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, ISPA umumnya diawali dengan gejala ringan seperti batuk, pilek, atau sakit tenggorokan. Keluhan tersebut menjadi indikasi awal adanya peradangan akibat infeksi di sepanjang saluran pernapasan.

Apabila tidak mendapatkan penanganan secara tepat, ISPA berisiko memburuk menjadi infeksi paru-paru berat (pneumonia), khususnya pada kelompok rentan seperti bayi, balita, lansia, dan individu dengan daya tahan tubuh lemah. Oleh sebab itu, pemahaman mendalam mengenai gejala, penularan, serta pencegahannya sangat penting untuk diketahui.

Definisi ISPA dan Pemicunya

Berdasarkan data Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME), penyakit saluran pernapasan masuk ke dalam daftar sepuluh penyakit dengan kasus terbanyak di Indonesia. Penurunan kualitas udara akibat polusi dan kondisi cuaca kering menjadi salah satu faktor risiko utama yang meningkatkan lonjakan kasus ISPA.

ISPA merupakan infeksi akut yang menyerang organ saluran pernapasan, mulai dari hidung, sinus, tenggorokan, hingga paru-paru. Mayoritas kasus ISPA disebabkan oleh serangan virus, namun dapat pula dipicu oleh infeksi bakteri atau kombinasi dari keduanya.



Simak Video "Video: Karhutla Meluas, Kasus ISPA di Palangka Raya Sentuh Rekor Tertinggi di Kalteng"


(mep/mep)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork