Sumatera Selatan

Karhutla Sumsel Tertinggi di Indonesia, Sisa 402 Hektare yang Masih Terbakar

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Jumat, 18 Sep 2026 18:48 WIB
Menko Polkam bersama Kepala BNPB, Menhut dan Gubernur Sumsel meninjau lokasi karhutla di Kertapati. (Foto: A Reiza Pahlevi)
Palembang -

Kebakaran hutan dan lahan (kahutla) di Sumatera Selatan (Sumsel), tertinggi di Indonesia. Saat ini tersisa 402 hektare yang masih terbakar.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menilai tingkat kejadian karhutla di wilayah Sumsel, semakin tinggi. Luas karhutla Kamis (17/9/2026), mencapai 639 hektare. Padahal hari sebelumnya hanya 135 hektare.

"Kemarin (Kamis) itu yang terbakar mencapai 639 hektare. Berhasil dipadamkan oleh satgas darat 210,75 hektare. Helikopter water bombing bergerak 5 unit, hanya berhasil padamkan 26 hektare," ujar Suharyanto saat meninjau Posko Satgas Karhutla di Kertapati, Jumat (18/9/2026).

"Sehingga, karhutla yang berhasil dipadamkan oleh satgas darat dan udara memang luas dalam satu hari, mencapai 236,75 hektare," sambunngnya.

Kata dia, sisa luasan karhutla yang belum berhasil dipadamkan di Sumsel mencapai 402,25. Angka itu dinilainya sangat luas. Bahkan, paling luas di seluruh Indonesia saat ini.

"Sisanya yang harus dipadamkan hari ini 402,25 hektare. Masih luas, paling luas di seluruh Indonesia, Sumsel saat ini. Ini saya untuk membangkitkan semangat para aparat di Sumsel. Kerjanya masih harus keras, masih harus memadamkan 402,25 hektare hari ini," katanya.

Saat memaparkan kejadian karhutla di Sumsel kepada Presiden Prabowo Subianto dua hari, dia megungkapkan jika Sumsel juga masih nomor satu luasan karhutla tertinggi se-Indonesia.

"Masih 135 hektare luas karhutla dua hari lalu, saat itu sudah nomor satu, paling tinggi. Sekarang 402,25 hektare. Itu yang realita di lapangan," katanya.

Dia menyebut, karhutla baru yang terjadi pada Kamis (17/9) mencapai 505 hektare. Ditambah sisa hari sebelumnya yang belum padam sekitar 135 hektare.

"Jadi, kalau dalam satu hari dapat 200-an hektare, meskipun sudah kerja keras, tapi kebakaran barunya (505 hektare) lebih besar. Sehingga, kalau tidak dilipatgandakan upaya pemadamannya, ya semakin hari akan semakin besar (akumulasi luasan karhutla)," jelasnya.

"Paling tidak hari ini harus dipadamkan 300 hektare lebih (dari sisa luasan 402,25 hektare), kalau tidak angkanya akan semakin membesar lagi. Ini juga kita sampaikan ke provinsi lain. Pak Gubernur dan jajaran saya yakin tidak mau jadi rangking 1 dalam luasan kebakaran secara nasional. Itu mohon jadi catatan," jelasnya.



Simak Video "Video: Blak-blakan Komisi IV DPR Soal Luasan Lahan Terbakar di 2026"

(csb/csb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork