12 Cara Membersihkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau yang Benar-Aman

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Senin, 07 Sep 2026 07:00 WIB
Ilustrasi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Foto: ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)
Lampung -

Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau berpotensi mencemari pemukiman warga di wilayah Lampung, Banten, hingga Jawa Barat. Partikel halus batuan vulkanik yang berserakan di sekitar lingkungan rumah ini dapat membahayakan kesehatan tubuh, terutama organ pernapasan, mata, dan kulit.

Dilansir laman National Center for Healthy Housing (NCHH), material abu vulkanik pascaerupsi meninggalkan kontaminan yang sangat berbahaya di udara. Sifat partikel abu yang sangat halus membuatnya mampu menembus bangunan dan mesin jika tidak tertutup rapat. Oleh karena itu, penanganan dan pembersihan abu vulkanik harus dilakukan dengan teknik yang tepat agar tidak menimbulkan bahaya susulan.

Adapun tata cara membersihkan hingga hal-hal yang harus dihindari dapat diketahui dalam penjelasan berikut ini.

Prinsip Utama Pembersihan Abu Vulkanik

Langkah awal yang harus dilakukan jika area pemukiman terpapar abu vulkanik adalah menjauhkan material tersebut dari struktur bangunan, mesin, kendaraan, talang air, pasokan air bersih, dan sistem air limbah. Pengelolaan pembersihan yang ceroboh justru berpotensi merusak fasilitas rumah tangga dan membahayakan penghuninya.

Untuk memastikan proses sterilisasi berjalan efektif tanpa mengganggu kesehatan pernapasan, masyarakat diimbau untuk mematuhi panduan pembersihan berikut ini.




(mep/mep)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork