Hari Kebaya Nasional 24 Juli 2026: Sejarah hingga Cara Merayakannya

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Selasa, 21 Jul 2026 06:00 WIB
Ilustrasi kebaya. (Foto: Getty Images/iStockphoto/I Wayan Suarnaya)
Palembang -

Hari Kebaya Nasional berlangsung setiap 24 Juli. Peringatan ini bertujuan untuk melestarikan identitas bangsa, memperkuat jati diri perempuan Indonesia, serta mendorong pengakuan internasional. Lalu, sudahkah mengetahui sejarah lahirnya perayaan tahunan ini?

Kebaya merupakan pakaian khas perempuan Indonesia yang memiliki sejarah panjang. Baju atasan ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke-15 Masehi. Asal-usul katanya diambil dari bahasa Arab yakni abayah yang berarti pakaian.

Filosofis Kebaya dan Maknanya

Ada beberapa filosofi kebaya berdasarkan cara penggunaannya seperti memiliki model sederhana, membentuk badan hingga diikat dengan stagen. Selengkapnya 4 filosofis kebaya dan maknanya:

  • Model sederhana dipadukan dengan bawahan jarik/kain panjang bermakna melambangkan sifat dan tampilan perempuan yang lemah gemulai.
  • Lilitan kain yang ketat membuat perempuan bergerak dengan lembut dan kehalusan. Hal itu bermakna perempuan haruslah lemah lembut dalam tutur kata dan halus dalam bertindak.
  • Potongan kebaya mengikuti bentuk tubuh berarti perempuan harus bisa selalu menyesuaikan diri dengan keadaan dan mandiri.
  • Stagen atau ikat pinggang kebaya menyimbolkan usus yang panjang dalam filosofi jawa dan bermakna memiliki kesabaran tinggi.



Simak Video "Tips Tampil Simple and Chic dengan Kebaya ala Putri Marino"


(mep/mep)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork