Penyaluran bantuan sosial (bansos) dilakukan pemerintah setiap bulan dengan berbagai jenis program. Masyarakat yang berstatus sebagai penerima bansos 2026 dapat mengecek secara online menggunakan NIK KTP.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan bantuan berupa uang tunai kepada masyarakat miskin/rentan miskin secara berkala dalam setahun. Bantuan ini khusus untuk masyarakat yang sudah terdaftar di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Salah satu bansos yang dijadwalkan cair pada Juli 2026 adalah Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Bagi masyarakat yang terdaftar sebagai penerima bansos dapat mengikuti langkah-langkah berikut untuk mengecek status penyalurannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aturan Terbaru Penerima Bansos 2026
Dilansir detikNews, Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan setiap triwulan akan perubahan penerima atau penambahan daftar baru. Perubahan data penerima tersebut merupakan sesuatu hal yang wajar.
Sebagaimana pada triwulan kedua, Kemensos menambah sebanyak 470 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru sebagai penerima bansos. Bersama BPS, pemerintah daerah terus berkolaborasi memutakhirkan DTSEN yang menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan. Hingga saat ini, sudah lebih dari 70 Operator Data Desa yang terlibat dalam pembaharuan data.
Cara Cek Penerima Bansos 2026 Online
Kemensos menyediakan dua alternatif pengecekan penerima bansos yakni melalui situs resmi dan aplikasi. Kedua caranya tersebut membutuhkan data diri yang ada di dalam NIK KTP.
Inilah dua cara mengecek penerima bansos 2025 menggunakan NIK KTP:
1. Cek NIK KTP di Situs Cek Bansos
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Isi nomor NIK KTP dengan benar
- Masukkan kode huruf yang tertera
- Klik "Cari Data"
- Muncul informasi kepesertaan bansos jika terdaftar sebagai penerima
- Apabila muncul notifikasi "Tidak Terdaftar Peserta/PM" artinya nama yang dituliskan bukan penerima bansos
2. Cek NIK KTP di Aplikasi
Penerima bantuan dapat memilih mengecek NIK KTP melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store. Perlu mengunduh terlebih dahulu dan menginstal aplikasi di ponsel. Setelah itu, ikuti panduan ini untuk mengeceknya:
- Buka aplikasi, klik "Buat Akun"
- Lakukan pembuatan akun dengan lengkap
- Klik "Buat Akun Baru"
- Ketika tidak ada data yang salah, maka akun otomatis akan dibuat.
- Jika diminta verifikasi email, cek kotak masuk e-mail untuk melakukan tahapan tersebut.
- Buka "Profil" untuk mengetahui status penerima bansos
- Nanti akan ada keterangan jenis bantuan yang diberikan kepada detikers.
- Tertera juga profil keluarga yang juga terdaftar dalam DTKS mulai dari nama, umur, jenis kelamin, dan sanggahan.
- Seluruh data diri anggota keluarga akan muncul di bagian bawah jenis bansos yang diterima.
Cara Cek Penerima Bansos Offline
Masyarakat dapat datang langsung ke kantor pemerintah yang berhubungan pihak Kemensos seperti Dinas Sosial (Dinsos). Tanyakan kepada pegawai mengenai status penerima manfaat dengan menunjukkan KTP.
Diketahui, Dinsos memiliki data penerima bansos sehingga dapat melakukan verifikasi nama sesuai dengan data KTP agar mengetahui status terdaftar atau tidaknya. Jika tidak memungkinkan datang langsung ke dinsos setempat, detikers bisa menghubungi ketua RT/RW atau pihak kelurahan.
Tanyakan apakah NIK sudah terdaftar sebagai penerima bantuan atau belum. Biasanya, lembaga pemerintah setempat mempunyai akses penerima bantuan di lingkungannya.
Bagaimana Jika NIK KTP Belum Terdaftar Bansos?
Apabila detikers mengalami kendala NIK KTP belum terdaftar atau tertolak saat mengecek penerima bansos disarankan untuk mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan NIK KTP tidak terdaftar bansos menurut situs Sistem Online Data Penerima Bantuan Sosial (Solidaritas) Provinsi Jabar:
- Tidak memenuhi kriteria administrasi
- Dianggap tidak layak menerima bantuan sosial provinsi oleh penilaian pemerintah
- Sudah terdaftar sebagai penerima manfaat pada jenis bantuan lain
- Terjadi kesalahan pada proses input data
- Berpotensi atau telah mengalami gagal salur
Jadwal Pencairan Bansos Kemensos 2026
Kemensos tidak menjadikan tanggal tertentu sebagai jadwal pencairan bansos. Aturan penyalurannya hanya disebutkan tiga bulan sekali dalam sekali distribusi. Adapun rinciannya sebagai berikut:
- Tahap 1: Januari, Februari, Maret
- Tahap 2: April, Mei, Juni
- Tahap 3: Juli, Agustus, September
- Tahap 4: Oktober, November, Desember
Saat ini, penyaluran memasuki tahap ketika di bulan Juli hingga September 2026. Masyarakat akan menerima dana bantuan secara sekaligus dengan nominal yang telah ditentukan. Untuk itu, perlu diketahui siapa saja penerima dan cara ceknya.
Nah, itulah penjelasan mengenai cara cek bansos Kemensos 2026 lengkap dengan jadwal pencairannya. Semoga membantu, ya.
Simak Video "Video: Mensos Ungkap 869 Ribu Peserta PBI-JK Sudah Aktif Lagi"
[Gambas:Video 20detik] (mep/mep)
