Seorang perempuan paruh baya meninggal dunia setelah tertemper kereta api di jalur rel kawasan Kelurahan Tanjung Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 19.44 WIB.
Korban diketahui bernama Ummah (53), warga Desa Suka Bakti, Kecamatan Kikim Barat, Kabupaten Lahat. Ia meninggal di lokasi kejadian setelah tertabrak kereta api yang melayani rute Lubuklinggau-Palembang.
Peristiwa tersebut terjadi di lintasan rel yang berada di kawasan minim penerangan. Benturan keras mengakibatkan korban mengalami luka sangat parah hingga beberapa bagian tubuhnya terpisah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkannya ke Polsek Tebing Tinggi. Tak lama berselang, petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jenazah korban.
Kapolsek Tebing Tinggi, Kompol Herman Akhiri, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, personel piket langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Benar telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan seorang perempuan meninggal dunia di lokasi kejadian. Personel piket sudah mendatangi TKP, mengevakuasi korban ke RSUD Empat Lawang, dan berkoordinasi dengan Polsus PJKA untuk penanganan," ujar Herman.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk proses identifikasi. Pihak keluarga juga telah datang ke rumah sakit guna memastikan identitas korban.
Hingga kini, kepolisian masih berkoordinasi dengan Polisi Khusus Perkeretaapian (Polsus PJKA) untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan perempuan asal Kabupaten Lahat tersebut.
