Sumatera Selatan

Polisi Libatkan Pawang Cari Pria di Banyuasin yang Diterkam Buaya

Irawan - detikSumbagsel
Kamis, 09 Jul 2026 15:30 WIB
Foto: Ilustrasi buaya (iStock)
Banyuasin -

Memasuki hari keempat, proses pencarian terhadap Ipan Nurzaman (25), pria asal Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang diduga diterkam buaya di Sungai Dusun I, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, masih terus dilakukan.

Tim gabungan dari Polsek Pulau Rimau, Satpolairud Polres Banyuasin, Polres Banyuasin, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, hingga pawang buaya diterjunkan untuk memperluas area pencarian. Hingga kini korban belum ditemukan.

Kapolsek Pulau Rimau AKP Yusri Meriansyah mengatakan, pencarian terus dimaksimalkan dengan menyisir aliran sungai dan sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pergerakan buaya.

"Saat ini tim dari Polairud dan Polres Banyuasin terus melakukan pencarian dan memperluas area pencarian untuk mencari korban," kata Yusri saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/7/2026).

Menurut Yusri, pelibatan dua pawang buaya dilakukan sebagai bentuk ikhtiar tambahan yang dipercaya masyarakat setempat, namun upaya pencarian yang dilakukan secara teknis oleh tim gabungan tetap dilakukan.

"Kami juga melibatkan pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta pawang buaya yang dipercaya masyarakat. Mudah-mudahan pencarian segera membuahkan hasil," ungkapnya.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 01.53 WIB. Saat itu korban bersama tiga rekannya sedang memperbaiki kemudi jukung di tepi sungai.

Korban kemudian turun ke sungai untuk membantu salah seorang rekannya yang lebih dahulu berada di samping jukung. Namun sesaat setelah menginjak air, seekor buaya diduga langsung menerkam korban hingga menghilang ke dalam sungai.

"Korban bersama tiga rekannya sedang melakukan perbaikan kemudi jukung di tepi sungai. Korban turun ke sungai untuk membantu rekannya yang lebih dahulu berada di samping jukung. Namun, sesaat setelah menginjak air, korban tiba-tiba diterkam seekor buaya," ungkapnya.

Melihat kejadian tersebut, rekan-rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun kondisi gelap dan cepatnya serangan buaya membuat upaya penyelamatan tidak berhasil. Korban diduga langsung dibawa ke dalam sungai.

Mendapat laporan warga, personel Polsek Pulau Rimau langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu proses pencarian bersama masyarakat.

"Anggota Polsek usai menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan membantu proses pencarian bersama warga," jelas Yusri.

Selain melakukan penyisiran menggunakan perahu di sepanjang aliran sungai, polisi juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Teluk Betung dan Pemerintah Kecamatan Pulau Rimau agar pencarian dapat dilakukan secara maksimal.

Hingga hari keempat pencarian, korban masih belum ditemukan.

Yusri mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar bantaran sungai agar lebih berhati-hati karena kawasan tersebut merupakan habitat buaya liar.

"Kami bersama warga masih melakukan pencarian. Masyarakat juga kami imbau agar meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat beraktivitas di sungai maupun anak sungai karena kawasan tersebut merupakan habitat buaya," tutupnya.



Simak Video "Video: Warga Musi Banyuasin Digegerkan Penemuan Mayat dalam Karung"

(dai/dai)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork