Proses pencarian seorang pria asal Bandung diduga diterkam buaya saat memperbaiki jukung di sungai masih dilakukan tim gabungan. Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menurunkan personel dari Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud).
Korban diketahui bernama Ipan Nurzaman (25), warga Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dia dilaporkan hilang diduga diterkam buaya di sungai di wilayah Dusun I, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumsel pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 01.53 WIB.
Dalam operasi pencarian, tim melakukan koordinasi dengan aparat desa, para saksi, dan masyarakat setempat. Tim menyusuri sepanjang aliran sungai yang diduga menjadi lokasi korban hilang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya telah menginstruksikan seluruh personel di lapangan agar mengoptimalkan upaya pencarian, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel, serta berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dan masyarakat setempat.
"Kami memastikan seluruh personel Ditpolairud Polda Sumsel bekerja secara maksimal dalam upaya pencarian korban dengan mengedepankan profesionalisme, koordinasi, dan keselamatan personel," ujarnya.
Dia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan sungai, rawa, maupun daerah pesisir. Dia juga meminta masyarakat menghindari aktivitas seorang diri pada malam hari, khususnya di lokasi yang rawan kemunculan satwa liar.
"Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah perairan yang diketahui merupakan habitat satwa liar, serta segera melaporkan setiap keadaan darurat melalui layanan Kepolisian 110 atau kepada petugas terdekat," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, warga Pulau Rimau Banyuasin dihebohkan dengan seorang pria asal Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, diduga diterkam buaya saat memperbaiki jukung di sungai, Dusun I, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (6/7) sekitar pukul 01.53 WIB.
"Saat itu korban bersama tiga rekannya sedang melakukan perbaikan kemudi jukung di tepi sungai, korban turun ke sungai untuk membantu rekannya yang lebih dahulu berada di samping jukung. Namun, sesaat setelah menginjak air, korban tiba-tiba diterkam seekor buaya," katanya kepada detikSumbagsel, Senin (6/7/2026).
Risnan mengungkapkan sampai saat ini korban belum muncul ke permukaan dan masih dalam proses pencarian.
"Anggota Polsek usai menerima laporan, langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan membantu proses pencarian bersama warga," ungkapnya.
(rep/rep)
