Di antara puasa sunnah bulan Muharram, puasa Asyura setiap tanggal 10 menjadi yang paling utama. Karena itu, umat Islam sangat dianjurkan untuk melaksanakan ibadah puasa ini. Lantas, sudahkah mengetahui jadwal dan niat puasanya?
Sebelum mengamalkannya, mari menyimak rangkuman mengenai keutamaan puasa Asyura di bawah ini agar niat yang sudah muncul semakin matang dan bisa meraih pahala dari Allah SWT.
4 Keutamaan Mengamalkan Puasa Asyura
Dilansir buku Siapa Berpuasa Dimudahkan Urusannya oleh Khalifa Zain Nasrullah, ada beberapa keutamaan melakukan puasa Asyura, di antaranya yakni:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Menghapus Dosa Setahun yang Lewat
Rasulullah SAW bersabda: "Puasa Asyura aku memohon kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu.' (HR. Muslim).
2. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW menunjukkan sikap semangat ketika hari Asyura tiba. Sebagai disaksikan Ibnu Abbas RA, ia berkata:
"Aku tidak pernah melihat Nabi SAW benar-benar perhatian dan menyengaja untuk puasa yang ada keutamaannya daripada puasa hari ini, hari Asyura dan puasa bulan ini, yaitu Ramadan." (HR. Bukhari dan Muslim).
3. Melaksanakan Salah Satu Puasa Paling Utama
Keistimewaan ketiga ini menjadi penguat niat dalam melaksanakan ibadah puasa. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baiknya puasa setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah yaitu Muharram. Sebaik-baiknya sholat setelah sholat wajib adalah sholat malam." (HR. Muslim).
4. Melaksanakan Puasa Pada Hari yang Baik
Orang-orang Yahudi yang tinggal di Madinah menyatakan jika hari Asyura adalah hari paling baik. Pada hari itu, Allah SWT membebaskan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari musuh-musuh mereka.
Sebagai rasa syukur atas pertolongan Allah SWT, Nabi Musa As berpuasa. Berkenaan dengan itu, Rasulullah SAW bersabda;
"Aku lebih layak dengan Nabi Musa daripada kalian." (HR. Bukhari).
Jadwal Puasa Asyura 2026 versi Pemerintah dan NU
Penetapan 1 Muharram 1448 H antara pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) terjadi perbedaan satu hari. Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Muharram pada 16 Juni 2026, sementara NU tanggal 17 Juni 2026. Dengan begitu, berikut jadwal puasanya:
- Jadwal Pemerintah: Kamis, 25 Juni 2026
- Jadwal NU: Jumat, 26 Juni 2026
Bacaan Niat Puasa Asyura (10 Muharram)
Niat puasa Asyura dapat dilafalkan pada malam hari sejak terbenamnya matahari hingga sebelum fajar Subuh tiba. Berikut adalah lafal niat yang benar:
ΩΩΩΩΩΩΨͺΩ Ψ΅ΩΩΩΩ Ω ΨΉΩΨ§Ψ΄ΩΩΨ±ΩΨ§Ψ‘Ω Ψ³ΩΩΩΩΨ©Ω ΩΩΩΩΩΩΩ ΨͺΩΨΉΩΨ§ΩΩΩ
Arab Latin: Nawaitu shauma 'Γ’syΓ»rΓ’-a sunnatan lillΓ’hi ta'Γ’lΓ’.
Artinya: "Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Melaksanakan Puasa Asyura
Secara garis besar, tata cara pelaksanaan puasa Asyura sama seperti puasa sunah maupun puasa wajib pada umumnya. Berikut adalah panduan langkahnya:
1. Membaca Niat
Menghadirkan niat di dalam hati atau dilafalkan secara lisan pada malam hari.
2. Makan Sahur
Mengonsumsi makanan/minuman pada sepertiga malam sebelum masuk waktu Subuh. Sahur hukumnya sunah dan mendatangkan keberkahan.
3. Menahan Diri
Menjaga diri dari makan, minum, berhubungan suami-istri, serta hal-hal lain yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar (Subuh) hingga terbenamnya matahari (Magrib).
4. Menjaga Pahala Puasa
Menghindari perbuatan tercela seperti berbohong, bergunjing (ghibah), atau naik pitam.
5. Menyegerakan Berbuka
Begitu azan Magrib berkumandang, disunahkan untuk segera membatalkan puasa, idealnya dengan kurma atau air putih, lalu membaca doa buka puasa.
Demikian ulasan lengkap mengenai keutamaan, jadwal, hingga bacaan niat dan tata cara pelaksanaan puasa Asyura 2026. Semoga rangkuman di atas bermanfaat dan bisa membantu kelancaran ibadah detikers.
Simak Video "Video: Detik-detik Marco Bezzecchi Crash di MotoGP Belanda 2026"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)
