Doa Hari Asyura Ringkas hingga Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Rabu, 24 Jun 2026 07:00 WIB
Ilustrasi seorang perempuan sedang mengamalkan doa hari Asyura. (Foto: Getty Images/golfcphoto)
Palembang -

Salah satu hari mustajab di bulan Muharram adalah hari Asyura yang jatuh pada setiap tanggal 10. Pada hari itu menjadi puncak bulan pertama dalam kalender Hijriah, karena itu dianjurkan untuk berdoa. Sudah tahu apa saja bacaan doa hari Asyura?

Dilansir laman NU Lampung, Nabi Muhammad SAW pernah menjadikan 10 Muharram untuk mengamalkan puasa sunah sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas peristiwa penting yang pernah terjadi pada Nabi terdahulu.

Karena begitu, pada 10 Muharram, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa hari Asyura sebagaimana dilakukan oleh ulama syarah hadis dan kitab fikih. Adapun bacaan lengkapnya ada di bawah ini.

Keutamaan Doa Hari Asyura

Doa Asyura mengandung keutamaan tersendiri sebagaimana tertulis dalam keterangan kitab Hasyiyatul Jamal 'ala Syarhil Manhaj juz II pada halaman 348 yang berbunyi:

وَنُقِلَ عَنْ بَعْضِ الصُّوفِيَّةِ أَنَّ مَنْ قَرَأَ هَذَا الدُّعَاءَ فِي يَوْمِ عَاشُورَاءَ لَمْ يَمُتْ فِي سَنَتِهِ وَمَنْ فَرَغَ أَجَلُهُ لَمْ يُلْهِمْهُ اللَّهُ تَعَالَى قِرَاءَتَهُ وَهُوَ مِنْ الْمُجَرَّبَاتِ الَّتِي لَا شَكَّ فِيهَا

Artinya: "Dikutip dari sebagian ulama sufi, siapa saja yang membaca doa ini pada Hari Asyura, niscaya tidak mati hatinya pada tahun tersebut. Siapa saja yang selesai ajalnya, Allah tidak mengilhaminya untuk membaca doa tersebut. Doa ini termasuk mujarab (teruji) tanpa keraguan." (Syekh Sulaiman Al-Jamal, Hasyiyatul Jamal 'ala Syarhil Manhaj, juz II, halaman 348).



Simak Video "Video: Detik-detik Marco Bezzecchi Crash di MotoGP Belanda 2026"


(mep/mep)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork