Niat Puasa Tasua dan Asyura Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Rabu, 24 Jun 2026 00:00 WIB
Ilustrasi niat puasa Tasua dan Asyura. (Foto: pikisuperstar/Freepik)
Palembang -

Pelaksanaan ibadah puasa Tasua (9 Muharram) dan Asyura (10 Muharram) dilakukan dengan pembacaan niat yang benar serta khusyuk. Umat Islam harus mengetahui bacaan niat puasa Tasua dan Asyura sebelum memulainya.

Mengacu pada kalender Hijriah yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Agama, puasa Tasua 9 Muharram akan jatuh pada 24 Juni 2026 dan puasa Asyura 10 Muharram pada 25 Juni 2026.

Sementara itu, untuk penetapan Nahdlatul Ulama sedikit berbeda karena keputusan 1 Muharram 1448 H dari Lembaga Falakiyah PBNU jatuh pada 17 Juni 2026. Dengan begitu, jadwal puasa Tasua NU pada 25 Juni 2026 dan Asyura di tanggal 26 Juni 2026.

Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura

1. Lebih Utama Setelah Ramadan

Rasulullah SAW menyebutkan puasa Tasua 9 Muharram dan asyura 10 Muharram lebih utama setelah Ramadan. Berikut ini bunyinya:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعدَ الفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ (رواه مسلم)

Artinya, "Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata: 'Rasulullah saw bersabda: 'Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam." (HR Muslim).

2. Menghapus Dosa Satu Tahun Lalu

Umat Islam yang menjalankan puasa asyura akan mendapat pahala berupa penghapusan dosa satu tahun lalu. Hal ini dijelaskan Rasulullah SAW yang dilansir laman muslim.or. Berikut ini redaksi lengkapnya:

صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya: "Puasa asyura aku memohon kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu."

Terkait hadis tersebut Imam An-Nawawi menegaskan bahwa penghapusan yang dimaksud hanya untuk dosa-dosa kecil. Seluruh dosa dihapus kecuali dosa besar.

3. Rasulullah SAW Semangat Puasa Asyura

Dijelaskan Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW bersemangat untuk menjalankan puasa asyura. Ibnu Abbas berkata:

مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَوْمٍ فَضَّلَهُ عَلَى غَيْرِهِ إِلاَّ هَذَا الْيَوْمَ: يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَهَذَا الشَّهْرَ يَعْنِي شَهْرَ رَمَضَانَ

Artinya: "Aku tidak pernah melihat Nabi benar-benar perhatian dan menyengaja untuk puasa yang ada keutamaannya daripada puasa pada hari ini, hari 'Asyura dan puasa bulan Ramadhan."



Simak Video "Kapan Waktu Terbaik Niat Puasa: Saat Tarawih atau Sahur?"


(mep/mep)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB