Wali Kota Palembang Ratu Dewa meminta Dinas Kominfo untuk menambah kamera pengawas (CCTV) di kawasan Jembatan Ampera. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi perusakan dan pencurian fasilitas umum yang belakangan ditemukan di ikon Kota Palembang tersebut.
Ratu Dewa mengatakan penambahan CCTV diputuskan setelah dirinya menemukan sejumlah besi pembatas trotoar di Jembatan Ampera hilang. Fasilitas tersebut diduga dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Ini harus ditambah CCTV ini, besi tiang ini aja hilang, kalau ada CCTV mengarah ke sini otomatis pelaku terkam, saya sudah minta ke Kominfo Palembang agar ditambah," katanya kepada wartawan, Jumat (12/6/2026).
Dewa mengungkapkan saat ini CCTV memang telah terpasang di Jembatan Ampera. Namun, jangkauan kamera yang ada hanya berada di bagian tengah jembatan sehingga area tempat hilangnya besi pembatas belum terpantau.
"Saat ini ada tiga titik CCTV di bagian tengah jembatan. Kami akan menambah dua titik lagi di bagian pangkal, masing-masing di sisi hulu dan hilir," ungkapnya.
Dengan penambahan tersebut, total kamera pengawas yang terpasang di Jembatan Ampera menjadi lima titik.
Selain meningkatkan pengawasan, Dewa juga meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional segera memperbaiki fasilitas yang rusak. Perbaikan dinilai penting karena Jembatan Ampera akan menjadi lokasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) yang dijadwalkan mulai digelar pada Minggu, 14 Juni 2026.
Dewa berharap kondisi jembatan sudah lebih baik saat program tersebut resmi diluncurkan sehingga masyarakat dan wisatawan dapat beraktivitas dengan nyaman.
"Kami meminta kerjasamanya saat program tersebut resmi diluncurkan sehingga masyarakat dan wisatawan dapat beraktivitas dengan nyaman," tutupnya.
Simak Video "Video: Kepergok Curi Mobil Saat Tambal Ban di Palembang, Pelaku Dihajar Massa"
(dai/dai)