Mandi Taubat Lengkap: Niat, Tata Cara, dan Waktunya

Mandi Taubat Lengkap: Niat, Tata Cara, dan Waktunya

Melati Putri Arsika - detikSumbagsel
Rabu, 10 Jun 2026 07:00 WIB
Ilustrasi mandi wajib
Ilustrasi mandi taubat. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Iurii Garmash)
Palembang -

Mandi taubat termasuk langkah awal untuk menyucikan diri sebelum memohon ampunan secara khusus kepada Allah SWT. Tujuannya satu yakni untuk menggapai berkah dan ridho agar ibadah yang dilakukan sampai kepada Sang Ilahi.

Kata taubat berasal dari bahasa Arab taaba min dzalik yang berarti "dia telah meninggalkan perbuatan dosanya." Ada juga yang mengaitkan dengan taab Allah alaihi yang memiliki makna "Allah SWT telah mengampuni dosanya dan menyelamatkannya dari kemaksiatan."

Dengan demikian, taubat dapat dipahami sebagai pengakuan tulus, penyesalan mendalam, kerelaan meninggalkan kemaksiatan, serta berjanji tidak mengulangi perbuatan dosa di masa depan. Pengertian ini dikutip dari buku Interkoneksi Islam dan Kesejahteraan Sosial: Teori Pendekatan dan Studi Kasus oleh Arif Maftuhin dkk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa itu Mandi Taubat?

Mandi taubat merupakan cara bertaubat yang paling awal sebelum menyampaikan semua kesalahan, dosa, serta berjanji tidak mengulangi. Air yang mengalir ke tubuh dengan niat bertaubat kepada Allah diartikan sebagai cara untuk membersihkan diri dari dosa-dosa anggota tubuh secara keseluruhan.

Dalam bahasa fikih, mandi taubat adalah mandi bagi orang yang baru masuk Islam atau baru keluar dari kefasikan, sebagaimana dikutip buku Mencari Hidayah Tuhan Berhijrah Menuju Jalan Allah oleh Abdurrahim Harahap.

ADVERTISEMENT

Menurut Imam Syafi'i dan Imam Hanafi, hukum melaksanakan mandi taubat adalah sunnah, bukan wajib. Jadi, tidak semua orang yang baru masuk Islam atau ingin memulai di jalan yang benar mesti menjalani mandi ini. Namun, apabila dilakukan dengan sungguh-sungguh maka bernilai pahala.

Waktu Mandi Taubat

Secara umum, pelaksanaan mandi taubat tidak memiliki waktu yang spesifik atau mengikat. Mandi ini bisa dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam, sesaat setelah seorang menyadari kekhilafannya.

Merujuk buku Cerdas Intelektual dan Spiritual dengan Mukjizat Puasa: Ragam Jenis Puasa Sunnah untuk Kesuksesan Akademikmu oleh Ustadz Yazid al-Busthomi, banyak ulama menganjurkan melakukan mandi taubat di sepertiga malam terakhir, sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 dini hari atau sesaat sebelum makan sahur.

Bacaan Niat Mandi Taubat

Berdasarkan sumber di atas, bacaan niat mandi taubat yang mesti dilafalkan secara lisan atau dalam hati sebagai berikut:

Ω†ΩŽΩˆΩŽΩŠΩ’Ψͺُ Ψ§Ω„Ω’ΨΊΩΨ³Ω’Ω„ΩŽ لِلΨͺΩŽΩ‘ΩˆΩ’Ψ¨ΩŽΨͺِ ΨΉΩŽΩ†Ω’ Ψ¬ΩŽΩ…ΩΨΉΩ Ψ§Ω„Ψ°ΩΩ‘Ω†ΩΩˆΩ’Ψ¨Ω

Arab latin: Nawaitul ghusla littaubati 'an jami'idzunuub

Artinya: "Aku berniat mandi taubat dari segala dosa dhahir dan batin"

Tata Cara Mandi Taubat

Pada umumnya, tata cara mandi taubat sama seperti mandi sehari-hari yakni menyiramkan air ke seluruh anggota tubuh. Mulai dari ujung rambut hingga kaki. Hal yang membedakan hanya pada niat dan urutannya. Berikut panduan lengkap yang dikutip dari detikHikmah.

  1. Membaca niat mandi taubat
  2. Membasuh kedua telapak tangan sampai sela-sela jari
  3. Membasuh tangan sebanyak tiga kali
  4. Membasuh kemaluan dengan air bersih menggunakan tangan kiri
  5. Membasuh seluruh anggota tubuh dengan air lalu gunakan sabun dan bilas sampai bersih
  6. Wudu seperti biasa
  7. Membasuh sela-sela rambut dengan air, bersihkan menggunakan jari tangan
  8. Guyur bagian kepala sebanyak tiga kali
  9. Guyur seluruh tubuh dimulai dari bagian kanan lalu kiri
  10. Membasuh dan membersihkan kaki hingga sela-selanya

Itulah penjelasan mengenai mandi taubat secara lengkap mulai dari pengertian, niat, hingga tata cara melakukannya. Semoga membantu, ya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Heboh Ritual Mandi Rebus di Cianjur, Diklaim Bisa Tangkal Sihir"
[Gambas:Video 20detik]
(mep/mep)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads