Seorang wanita curhat di media sosial kehilangan motor saat parkir di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
Berdasarkan penuturan korban melalui video yang tersebar, motornya hilang pada akhir Mei 2026. Saat itu dia meletakkan motornya di area parkir rumah sakit. Saat hendak pulang, dia terkejut karena kendaraannya sudah tidak terparkir di area tersebut.
"Aku parkir dalam, di parkiran Rumah Sakit Bhayangkara, minggu lalu tepatnya di akhir Mei. Pas aku mau keluar dari rumah sakit, saya memeriksa motor namun sudah tidak ada di tempat parkir. Saya langsung melapor ke petugas yang ada di RS Bhayangkara dan diarahkan untuk membuat laporan ke pihak polsek terdekat (Polsek Kemuning)," kata korban.
Pada hari itu juga pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP dan memeriksa kamera pemantau atau CCTV. Namun, dia menyayangkan 5 titik kamera CCTV mati saat kejadian tersebut. Termasuk kamera yang mengarah ke parkir.
"Tapi sayangnya, terdapat 5 titik CCTV di rumah sakit itu namun semuanya dalam kondisi mati. Berdasarkan keterangan dari pihak tim IT rumah sakit, kamera pengawas tersebut mengalami kerusakan pada sparepart dan hingga saat ini belum diperbaiki," ungkapnya.
Dalam video itu, dia juga menyebut jika informasi yang beredar bahwa di lokasi tersebut sudah 5 kali terjadi kehilangan motor. Dia berharap pihak rumah sakit dapat memperketat keamanan, agar tidak terjadi lagi hal serupa.
Kasubbag Was Internal RS Bhayangkara Kompol Hamdani Azmi membenarkan kejadian tersebut. Pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Dia mengungkapkan terdapat CCTV di sekitar lokasi yang sempat merekam terduga pelaku saat membawa motor korban.
"Tim piket menyarankan untuk lapor ke Polsek Kemuning dan sudah cek TKP juga. CCTV sudah ada, tapi memang mungkin yang mati itu yang mengarah ke tempat dia menaruh motor, memang pada saat itu ada jaringan kita ini yang lagi drop," katanya.
"Tetapi kamera CCTV yang di posisi lain ada yang hidup, yang pas dia (pelaku) mengambil motor korban memang tidak kelihatan, tapi pas dia (pelaku) bawa motor korban itu kelihatan atau terekam," sambungnya.
Dia juga menjelaskan bahwa di Rumah Sakit Bhayangkara tidak menggunakan portal atau karcis. Hal itu karena lahan tersebut masih dalam sengketa.
"Patroli sudah kita lakukan, sudah sering juga mengingatkan, sudah dijelaskan kalau parkir pakai kunci ganda. Kendala tanah di sebelah (lahan parkir) sedang sengketa, permintaan dari yang punya tanah tidak boleh ditarik parkir. Kalau dulu ada pihak ketiga. Terkait portal sudah konfirmasi bakal dipasang untuk antisipasi saat orang keluar," jelasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kemuning Ipda Indra Saputra mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus tersebut.
"Iya korban sudah lapor, olah TKP sudah. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan," imbuhnya.
Simak Video "Driver Ojol di Karawang 'Banjir' Rezeki Seusai Viral Kemalingan Motor"
(rep/rep)