Kasus geng motor berbuat ulah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus menjadi momok bagi keamanan warga. Pihak kepolisian mencatat anggota geng motor melancarkan rentetan serangan sepanjang Juni 2026.
Pihak kepolisian sendiri telah turun tangan mengamankan sejumlah anggota geng motor akibat menyerang warga. Namun, kejahatan anggota geng motor masih terus terjadi.
Dirangkum detiksulsel, berikut rentetan penyerangan geng motor sepanjang Juni 2026:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Geng Motor Busur Pria di Tamalate
Serangan geng motor yang pertama di bulan Juni 2026 menimpa seorang pria bernama Eko Prasetyo (39). Korban diserang kawanan geng motor saat melintas di Jalan Daeng Tata, tepatnya depan Kompleks Hartaco Indah, Kecamatan Tamalate, Minggu (31/5) sekitar pukul 20.30 Wita.
Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Andi Abdul Latif membenarkan penyerangan itu. Namun, pihaknya belum mengidentifikasi lebih lanjut identitas pelaku.
"Iya betul, sementara kita selidiki. Belum bisa dipastikan spontan atau diikuti, tapi kalau dari pengamatan dan analisa ada dugaan diikuti," ujar Iptu Abdul Latif kepada detikSulsel, Senin (1/6/2026).
Abdul Latif mengaku korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara usai dibusur. Sementara pelaku langsung melarikan diri usai membusur korban.
"Tadi malam langsung dilarikan ke RS Bhayangkara, sementara pelaku langsung lari," katanya.
Dari video beredar di media sosial, korban meringis kesakitan merekam kejadian itu lalu memanggil rekan-rekannya untuk dievakuasi. Saat di rumah sakit, korban mengaku kepada rekannya pelaku diduga merupakan kawanan geng motor yang jumlahnya belasan orang.
Geng Motor Ugal-ugalan di Jalan AP Pettarani Makassar
Kawanan geng motor juga tercatat berkendara secara ugal-ugalan di Jalan AP Pettarani, Makassar pada Minggu (21/6/2026) dini hari. Para pelaku terpantau membawa busur panah sehingga diburu oleh tim patroli gabungan.
"Sempat dilakukan pengejaran oleh tim Patmor Polrestabes Makassar dan polsek jajaran yang dipimpin Kabag Ops dan Kasat Samapta," ujar Kanit Reskrim Polsek Panakkukan Iptu Uji Mughni kepada detikSulsel, Minggu (21/6)
Uji menyebut pihaknya melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Dari hasil operasi, polisi mengamankan tiga orang remaja yang diduga bagian dari kelompok tersebut.
"Khusus Polsek Panakkukang, tadi malam saya dan Unit Resmob melaksanakan pengejaran dan tiga orang berhasil diamankan," katanya.
Meski demikian, polisi tidak menemukan barang bukti senjata tajam maupun busur saat ketiga pemuda tersebut diamankan. Tiga pemuda itu kemudian diberikan pembinaan dan dipulangkan.
"Namun pada saat itu untuk barang bukti senjata tajam nihil. Jadi hanya dilakukan pembinaan saja," jelasnya.
Geng Motor Busur Remaja di Maccini
Seorang remaja pria berinisial FT (13) juga menjadi korban pembusuran oleh geng motor di Maccini Pasar Malam, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Minggu (21/6) sekitar pukul 20.00 Wita. Pihak kepolisian saat itu telah mendatangi lokasi dan masih melakukan penyelidikan.
"Kami menerima informasi dari masyarakat terkait adanya aksi pembusuran di Jalan Maccini Pasar Malam. Anggota kemudian langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan," ujar Kanit Reskrim Polsek Makassar, Iptu Syuryadi kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).
Syuryadi mengatakan, setibanya di lokasi polisi menemukan korban yang telah terkena anak panah busur di bagian leher belakang. Berdasarkan keterangan korban, peristiwa itu terjadi saat dirinya berjalan kaki hendak pulang ke rumah kemudian diserang oleh sekelompok pemotor.
"Korban mengaku sedang berjalan kaki menuju rumahnya. Tiba-tiba melintas sekelompok pengendara motor dan melakukan pembusuran sehingga korban tidak sempat menghindar mengenai belakang lehernya," katanya.
Remaja di Makassar diserang geng motor pakai busur panah. Dokumen Istimewa |
Usai terkena busur, korban sempat dibawa ke rumah warga di sekitar lokasi. Anak panah yang menancap di tubuh korban kemudian dicabut sebelum korban mendapatkan penanganan medis.
"Setelah kejadian, korban dibawa ke rumah warga dan busur yang mengenai korban dicabut. Selanjutnya korban diarahkan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," jelas Syuryadi.
Dari hasil pemeriksaan awal, warga sekitar mengaku tidak mengenali kelompok pengendara motor yang diduga melakukan pembusuran tersebut. Sedangkan pihak keluarga korban telah membuat laporan di Polrestabes Makassar.
"Korban melapor ke Polrestabes Makassar. Kami masih terus berkoordinasi dengan pihak Polrestabes untuk mengusut dan mencari pelaku," beber Syuryadi.
Giliran Warga Nobar Piala Dunia Diserang Geng Motor
Geng motor juga terpantau menyerang warga yang baru saja menonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Warga yang kesal lantas mengejar hingga satu motor pelaku yang tertinggal di lokasi dibakar.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Bungaejayya, Kecamatan Bontoala, Makassar, Selasa (23/6) sekitar pukul 04.00 Wita. Para pelaku yang berkendara ugal-ugalan melempari warga menggunakan batu.
"Jadi itu anak-anak habis nonton bareng (Piala Dunia) kemudian berkendara ugal-ugalan di jalan. Saat melintas mereka melakukan pelemparan secara sembarangan," ujar Kapolsek Bontoala Kompol Andi Aris Abubakar kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).
Andi Aris mengatakan, para pelaku melakukan penyerangan secara acak. Mereka melakukan pelemparan saat melintas di jalanan.
"Kalau penyerangan, berarti mereka sengaja datang ke lokasi. Ini mereka lewat dalam rombongan lalu melakukan pelemparan secara sembarangan," katanya.
Para warga akhirnya keluar hingga pelaku tersebut kabur. Salah satu motor pelaku yang tertinggal lantas dibakar warga.
"Kebetulan ada satu motor yang tertinggal karena yang lain melarikan diri. Motor itu yang kemudian dibakar warga," kata Andi Aris.
Polisi pun turun melakukan pengamanan dan menghalau kerumunan setelah menerima laporan. Aparat masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
"Anggota cepat menghalau sehingga tidak terjadi hal-hal yang lebih jauh. Motornya (hangus terbakar) ada di Polsek dan sampai sekarang belum ada yang datang mengambil," pungkas Andi Aris.
(hmw/hmw)

