Sumatera Selatan

Dinkes Catat DBD di Palembang Ada 496 Kasus, Warga Diminta Waspada

Irawan - detikSumbagsel
Kamis, 04 Jun 2026 13:30 WIB
Ilustrasi demam berdarah (Foto: thinkstock)
Palembang -

Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Palembang, Sumatera Selatan, terus mengalami penambahan sejak awal tahun 2026. Hingga Akhir Mei, Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang telah menangani sebanyak 496 kasus DBD yang tersebar di sejumlah wilayah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Palembang Yudhi Setiawan mengatakan potensi penambahan masih ada karena belum berakhirnya masa kemarau. Dia meminta masyarakat harus berhati-hati.

"Sebanyak 496 kasus kami tangani sejak awal Januari 2026 hingga hari ini, kami berharap tidak terjadi lonjakan kasus DBD yang signifikan di Kota Palembang saat kemarau ini," katanya kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).

"Untuk ini kami minta masyarakat waspada terhadap DBD ini, jangan dianggap sepele musim pancaroba ini penyebaran nyamuk DBD semakin banyak," sambungnya.

Yudhi mengungkapkan, dari kasus tersebut satu korban jiwa yang meninggal di tahun 2026,

Untuk menekan penyebaran DBD. sambung Yudhi, Dinkes Palembang terus menggalakkan program 3M yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat-tempat penampungan air, serta mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti, vektor penyebab DBD.

Selain itu, Dinkes Palembang juga menyiapkan layanan abate gratis di seluruh puskesmas. Masyarakat yang membutuhkan abate dapat langsung mendatangi puskesmas terdekat.

"Kami sudah menyiapkan abate gratis. Warga bisa memanfaatkannya untuk mencegah jentik nyamuk berkembang," tegasnya.

Namun, Yudhi menegaskan bahwa kunci utama penanganan DBD adalah pencegahan, bukan hanya pengobatan. Oleh karena itu, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk rutin bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan. Jika lingkungan bersih dan tidak ada genangan air, maka jentik nyamuk tidak akan berkembang biak," imbaunya.

Yudhi menambahkan, pihaknya mengingatkan warga agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala DBD seperti demam tinggi mendadak, nyeri kepala, nyeri otot, dan bintik merah pada kulit, guna mencegah risiko komplikasi yang lebih serius.



Simak Video "Video Kebakaran di Palembang Indah Mall, Api Berasal dari Restoran Jepang"

(csb/csb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork