Sekolah di Muba Nyaris Terbakar Akibat Warga Bakar Sampah

Sumatera Selatan

Sekolah di Muba Nyaris Terbakar Akibat Warga Bakar Sampah

A Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Rabu, 03 Jun 2026 12:30 WIB
Tim padamkan karhutla di Muba
Foto: Tim padamkan karhutla di Muba (Dok. BPBD Muba)
Musi Banyuasin -

Salah satu sekolah di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel), nyaris terbakar akibat aktivitas warga yang diduga membakar sampah. Api dari sampah sempat menjalar, hingga mengakibatkan lahan seluas 1 hektare terbakar.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) itu terjadi di Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman, Selasa (2/6/2026) malam. Lahan yang terbakar berada tepat di belakang area SDN 2 Babat, sehingga menimbulkan kekhawatiran api akan merembet dan membahayakan bangunan pendidikan tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Muba Marko Susanto mengatakan kebakaran pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 19.00 WIB. Pihaknya menurunkan 2 unit mobil pemadam kebakaran dalam penanganannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Iya, benar karhutla nyaris membuat sekolah terbakar tadi malam di Babat Toman. Untungnya, api berhasil diatasi setelah 2 mobil damkar melakukan upaya pemadaman," ujar Marko saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2026).

ADVERTISEMENT

Marko menjelaskan kebakaran diduga dipicu aktivitas warga yang membersihkan sampah dengan cara dibakar. Api kemudian menjalar ke lahan kering yang dipenuhi semak belukar di sekitar lokasi hingga menyebabkan kebakaran meluas.

"Penyebabnya aktivitas warga membersihkan sampah dengan membakar hingga api menjalar ke lahan kering di sekitar lokasi," katanya.

"Akibat kejadian tersebut, sekitar 1 hektare lahan dengan vegetasi semak belukar dilaporkan terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan bangunan sekolah dalam peristiwa tersebut," sambungnya.

Dalam proses penanganan, petugas gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala. Tim gabungan yang terlibat pemadaman terdiri dari Tim Piket Regu 4 BPBD Musi Banyuasin, Damkar Babat Toman, Polsek Babat Toman, Lurah Kelurahan Babat, serta masyarakat setempat.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan atau membersihkan sampah dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca kering, guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan warga maupun fasilitas umum," tukasnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads