Takbiran Idul Adha merupakan momen yang selalu dinanti-nantikan oleh seluruh umat muslim. Pasalnya, takbiran Idul Adha ini dapat berlangsung hingga berhari-hari berbeda dengan Hari Raya Idul Fitri.
Mengutip laman detikHikmah, takbir Idul Adha mulai dapat dibaca sejak tanggal 9 hingga 13 Dzulhijjah. Dengan demikian takbir Idul Adha berlangsung sekitar 5 hari. Jika mengacu jadwal Idul Adha 2026, maka takbir Idul Adha mulai dapat dikumandangkan sejak tanggal 26-30 Mei 2026.
Selain informasi mengenai lama takbiran Idul Adha, penting juga untuk mencari tahu tata cara dan bacaannya. Yuk, simak!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tata Cara Takbiran Idul Adha 2026
Dikutip dari laman HaiBunda, berikut ini tata cara takbir Idul Adha yang umum dilakukan umat muslim agar tidak keliru, antara lain:
1. Membaca Niat dan Menghadirkan Rasa Khusyuk
Sebelum memulai mengumandangkan takbir, umat muslim harus memperhatikan niatnya dengan tujuan untuk memuliakan dan mengagungkan Allah SWT.
2. Mengumandangkan Bacaan Takbir
Selanjutnya, mulai membaca bacaan takbir dengan lafaz takbir yang umum dilantunkan, seperti:
"Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, Allahu Akbar walillaahil hamd."
Selain itu ada juga versi yang lebih panjang dengan tambahan dzikir yang nanti dijelaskan lebih lanjut.
3. Membaca Takbir dengan Lantang & Tertib
Takbir sunnah dikumandangkan dengan suara yang jelas tetapi penuh dengan ketertiban. Umumnya, takbir akan dikumandangkan bersama-sama di masjid atau musala setempat.
4. Melaksanakan Takbir Setelah Menunaikan Sholat
Pada Idul Adha, takbir juga dianjurkan untuk dikumandangkan setiap selesai menunaikan ibadah sholat fardhu selama hari tasyrik, yakni mulai 9 hingga 13 Dzulhijjah.
5. Menjaga Adab
Pada saat mengumandangkan takbir, umat muslim juga harus menjaga sikap sopan, tidak berlebihan, serta hal-hal yang bisa menganggu rasa khusyul dalam beribadah.
Bacaan Teks Takbiran Idul Adha Lengkap
Secara hadis, tidak ada riwayat khusus yang mengatur mengenai bacaan teks takbiran Idul Adha. Dikutip dari laman NU Online, berikut 3 versi takbiran yang dapat umat muslim baca, antara lain:
1. Versi Pendek
Dalam kitab Al-Majmu' Syarhul Muhadzdzab, Iman An-Nawawi menjelaskan bacaan takbir di hari raya dilantunkan sebanyak 3x. Berikut ini lafalnya:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ
Arab Latin: Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar
Artinya: "Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar."
2. Versi Panjang
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ
Arab Latin: Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu
Artinya: "Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya."
3. Versi dengan Tambahan Zikir
اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً ـ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبِدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ . اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
Arab Latin: Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil hamd.
Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa wasubhaanallaahi bukrataw wa ashillaa.
Laa ilaaha illallallahu walaa na'budu illaa iyyaahu Mukhlishiina lahuddiin Walau karihal kaafiruun Walau karihal munafiqun Walau karihal musyriku
Laa ilaaha illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wanashara 'abdah, wa a'azza jundah, wahazamal ahzaaba wahdah. Laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar walillaahil hamd.
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Maha Besar.
Allah Maha Besar dan segala puji hanya bagi Allah
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Allah maha besar dengan segala kebesaran. Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya. Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.
Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq dan musyrik membencinya.
Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah."
Demikian informasi mengenai takbiran Idul Adha berapa hari? lengkap tata cara dan bacaannya. Semoga bermanfaat ya, detikers!
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(csb/csb)











































