Seorang wanita lanjut usia di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel) dilaporkan hilang saat berada di kebun lada miliknya. Hingga kini, polisi dan keluarga terus mencari keberadaan korban.
Diketahui korban bernama Aminah (64), warga Desa Padang Tepong, Kecamatan Ulu Musi, Empat Lawang. Ia dilaporkan hilang sejak Selasa (19/5/2026) saat berada di kebun lada miliknya.
Kapolsek Ulu Musi, Iptu Arsan Fajri membenarkan peristiwa hilangnya seorang lansia tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hingga kini kami bersama keluarga dan warga masih terus mencari keberadaan korban," katanya saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Minggu (24/5/2026).
Peristiwa hilangnya korban berawal dari korban berpamitan kepada anak menantunya bernama Angga pada Selasa (19/5/2026) saat bertemu di kebun. Ia berkata kepada saksi bahwa ia minta dijemput pada Kamis (21/5/2026) bersama rombongan warga untuk panen lada di kebunnya.
"Usai bertemu pada Selasa lalu, saksi sempat mengambil ojek untuk mengangkut barang hasil kebun. Saksi berpikir korban sudah pulang sendiri ke rumahnya," katanya.
Namun, saat ia tiba di rumah saksi bertanya kepada anaknya keberadaan korban yang sudah pulang dari kebun ke rumah. Keluarga kemudian panik.
Menurut Fajri, keluarga datang ke Polsek untuk melaporkan secara lisan bahwa ada keluarganya yang hilang saat berada di kebun. Pihaknya pun melakukan pencarian ke kebun bersama warga dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi.
"Kami bersama warga sudah melakukan pencarian ke kebun. Bahkan warga menemukan keranjang dan parang korban," katanya.
Warga bahkan sudah menguras kolam air di kebun lada tersebut, namun tetap tidak menemukan korban.
"Hanya saja warga menemukan handphone tanpa SIM Card dan handphonenya bersih tidak terkena lumpur. Saat ini, handphonenya sudah dibawa untuk menjadi barang bukti," tuturnya.
Hingga saat ini semua pihak terus melakukan pencarian terhadap keberadaan korban.
"Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan Aminah agar segera melapor ke keluarga ataupun pihak kepolisian," pungkasnya.
(dai/dai)











































