Doa Menyembelih Hewan Kurban Lengkap Aturannya

Doa Menyembelih Hewan Kurban Lengkap Aturannya

Ani Syafitri - detikSumbagsel
Minggu, 24 Mei 2026 08:00 WIB
Ilustrasi doa menyembelih hewan kurban.
Ilustrasi doa menyembelih hewan kurban. (Foto: Gemini AI)
Palembang -

Ada tata cara khusus serta aturan membaca doa menyembelih hewan kurban yang perlu dipahami sesuai sunnah Rasulullah SAW. Lantas apa doanya?

Penyembelihan hewan kurban sendiri dapat dimulai sejak tanggal 10 Zulhijah, tepatnya setelah pelaksanaan salat Idul Adha, hingga berakhirnya hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijah).

Lantas, bagaimana lafaz doa menyembelih hewan kurban dan apa saja aturan baku yang mengikatnya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Makna Spiritual di Balik Doa Kurban

Membaca doa sebelum menyembelih kurban bukan sekadar formalitas tahunan atau pemenuhan tradisi. Doa ini menjadi bentuk penyerahan diri secara total kepada Sang Pencipta. Melalui untaian doa, seorang Muslim menegaskan bahwa hewan tersebut merupakan rezeki dan titipan dari Allah SWT yang kini dipersembahkan kembali demi meraih rida-Nya.

Rasulullah SAW telah mencontohkan pentingnya memanjatkan doa sebelum prosesi ini dimulai. Dilansir dari baznas.ac.id terdapat sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, diceritakan bahwa saat hendak menyembelih seekor domba kurban, Rasulullah SAW berdoa:

ADVERTISEMENT

"Bismillah (dengan nama Allah). Ya Allah, terimalah (kurban ini) dari Muhammad, keluarganya, dan umatnya." (HR. Muslim)

Bacaan Doa Menyembelih Hewan Kurban

Terdapat dua versi doa yang dapat dibaca saat menyembelih hewan kurban, yakni versi panjang dan versi ringkas.

Doa Menyembelih Kurban Versi Panjang

Bagi detikers yang ingin mengamalkan doa secara menyeluruh dengan mengombinasikan ayat Al-Qur'an, sholawat, takbir, serta harapan diterimanya amal, berikut adalah lafaznya sebagaimana dilansir dari detikHikmah.

وجهت وجهي لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ، إِن صَلاتِي ونسكي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ. بِسْمِ اللهِ الرّحمنِ الرَّحِيمِ. اللهم صل على سيدنا محمدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا محمد. الله أكبر الله أكبر الله أكبر ولله الحمد. اللهُم هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ اللهم تقبل مني/مِنْ فَلَان كَمَا تَقَbelْتَ مِنْ إِبْرَاهِيمَ خَلِيْلكَ.

Artinya:

"Aku menghadapkan wajahku (hatiku) kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri, dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan seluruh alam, tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan itu aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya, dan aku termasuk golongan orang muslimin. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya. Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, hanya bagi Allah segala puji. Ya Allah, hewan ini adalah nikmat dari-Mu, dan melalui hewan ini pula mendekatkan diri kepada-Mu. Ya Allah, terimalah dariku/dari fulan (sebut nama pemilik kurban), sebagaimana Engkau menerima dari Nabi Ibrahim, kekasih-Mu."

Doa Menyembelih Kurban Versi Ringkas

Jika ingin melafalkan doa yang lebih singkat dan padat sebelum pisau menyayat leher hewan, detikers bisa membaca:

اللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبِّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Artinya:

"Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, (kurban) ini dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah dariku/dari (sebut nama pemilik kurban)."

Aturan dan Hukum Membaca Basmalah

Mengucapkan kalimat Basmalah (Bismillah) saat menyembelih hewan kurban hukumnya adalah wajib. Hal ini menjadi penentu utama kehalalan daging hewan yang disembelih.

Aturan tegas ini bersumber langsung dari kitab suci Al-Qur'an, tepatnya pada Surah Al-An'am ayat 121:

وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ وَإِنَّ الشَّيَاطِينَ لَيُوحُونَ إِلَىٰ أَوْلِيَائِهِمْ لِيُجَادِلُوكُمْ وَإِنْ أَطَعْتُمُوهُمْ

إِنَّكُمْ لَمُشْرِكُونَ

Artinya: "Janganlah kamu memakan sesuatu dari (daging hewan) yang (ketika disembelih) tidak disebut nama Allah. Perbuatan itu benar-benar suatu kefasikan. Sesungguhnya setan benar-benar selalu membisiki kawan-kawannya agar mereka membantahmu. Jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu benar-benar musyrik."

Ulama besar Imam Ibnu Taimiyah dalam kitab Majmu' al-Fatawa juga menegaskan aturan ini. Beliau menyebutkan bahwa kewajiban membaca basmalah sebelum hewan disembelih merupakan hal yang telah disepakati oleh mayoritas ulama (jumhur ulama).

Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban

Bukan sekadar memotong leher hewan, syariat Islam mengatur adab penyembelihan agar dilakukan secara ihsan (baik) tanpa menyiksa makhluk hidup. Dilasir dari NU Online berikut sejumlah doa yang di anjurkan ketika kita mengambil ancang-ancang untuk menyembelih hewan kurban.

Membaca Basmalah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang

Membaca shalawat untuk Rasulullah saw

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَامحمدٍ

Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.

Artinya: Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.

Membaca takbir tiga kali dan tahmid sekali

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd

Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.

Baca doa menyembelih

اللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبِّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fatagabbal minnî yâ karîm

Artinya: Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertagarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.

Adapun takbir pada poin ketiga bisa juga dibaca sebelum bismillah pada poin pertama.

Hikmah Membaca Doa dan Berkurban

Menjalankan prosesi kurban dengan mengikuti aturan ketat dan membaca doa mendatangkan banyak hikmah mendalam bagi spiritualitas seorang Muslim.

Pemurnian Tauhid

Menegaskan pengakuan bahwa penyembelihan dilakukan semata-mata atas nama Allah SWT, bukan demi berhala atau sesembahan lain.

Wujud Rasa Syukur

Menjadi simbol konkret rasa terima kasih atas segala kelimpahan rezeki materi yang telah dianugerahkan sepanjang tahun.

Sarana Berlatih Ikhlas

Mengingatkan umat manusia akan ketulusan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan hal duniawi paling dicintainya demi rida Ilahi.

Memahami doa menyembelih hewan kurban lengkap dengan aturannya akan membuat ibadah Idul Adha kita tidak hanya bernilai sebagai rutinitas tahunan, tetapi menjadi wujud ketaatan yang sempurna di sisi Allah SWT.


Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H dari Rooftop Kemenag DKI"
[Gambas:Video 20detik]
(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads