Muhammadiyah lebih dulu menetapkan tanggal Idul Adha 2026 melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah. Lalu, seperti apa keputusannya?
Penetapan Idul Adha versi Muhammadiyah mengacu pada hasil hisab Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan mengacu pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal.
Hal ini berbeda dengan versi pemerintah atau Kementerian Agama yang menambahkan sistem rukyatul atau pemantauan hilal sebagai pendukung hasil hisab. Adapun jadwal resmi Hari Raya Idul Adha 2026 versi Muhammadiyah sebagai berikut.
Kapan Idul Adha Terjadi?
Dilansir laman Majelis Ulama Indonesia (MUI), Idul Adha identik dengan ibadah kurban. Kata Idul Adha berasal dari kata "id" dan "adha" yang berakar dari 'aada-ya'uudu yang artinya menengok, menjenguk, atau kembali. Sedangkan kata adha artinya kurban.
Perayaan ini berlangsung setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Pada saat itu, berlangsung penyembelihan kambing, sapi, atau unta sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Karena itu, penting sekali memastikan tanggal perayaannya.
Simak Video "Video Sejumlah Warga Kecopetan Seusai Salat Id di PP Muhammadiyah Jakpus"
(mep/mep)