Presiden Prabowo Subianto memlilih sapi jenis sentimental bernama Arjuna untuk dijadikan hewan kurbannya pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Palembang, Sumatera Selatan. Hewan itu memiliki berat 1,18 ton. Arjuna dibeli dengan harga Rp 130 juta.
Arjuna merupakan sapi milik Yunita Sari, warga Jalan Ponorogo, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang. Sapi berukuran jumbo tersebut telah dirawat selama tiga tahun sebelum akhirnya terpilih menjadi hewan kurban Presiden.
Yunita mengaku tidak menyangka sapi peliharaanya dipilih setelah tim dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama dinas terkait melakukan pengecekan langsung ke peternakannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak menyangka sapi kami bisa terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo. Waktu tim datang mengecek, kebetulan Arjuna memang memiliki bobot mencapai 1,18 ton," kata Yunita,Kamis (14/5/2026).
Menurut Yunita, Arjuna mendapat perawatan khusus sejak kecil. Selain menjaga kualitas pakan, dirinya juga rutin memberikan vitamin serta menjaga kebersihan kandang agar kondisi sapi tetap prima.
Tak hanya itu, Arjuna juga memiliki kebiasaan unik dibandingkan sapi lainnya, yakni sangat menyukai air dan rutin dimandikan setiap hari.
"Kalau sapi lain biasanya tidak terlalu suka air, Arjuna justru senang dimandikan. Mungkin itu juga yang membuat kondisi tubuhnya tetap sehat dan terawat," ujarnya.
Yunita mengatakan tim kesehatan hewan dari dinas peternakan juga rutin memeriksa kondisi Arjuna hingga tiga kali dalam sepekan menjelang Idul Adha.
Ia mengaku bangga karena untuk pertama kalinya sapi dari peternakannya dipercaya menjadi hewan kurban presiden.
"Ada kebanggaan tersendiri karena sapi kami dipercaya menjadi hewan kurban orang nomor satu di Indonesia,"katanya.
Rencananya, sapi Arjuna akan diserahkan sehari sebelum Idul Adha. Saat ini pihak peternak masih menunggu keputusan lokasi penyaluran hewan kurban tersebut, apakah ke Masjid Agung Palembang atau Masjid Taqwa Palembang.
(csb/csb)











































