Pemerintah Kota Palembang memutuskan untuk mengakhiri masa uji coba tahap ketiga dan segera melakukan launching resmi Car Free Day (CFD) di kawasan Jembatan Ampera hingga Jalan Sudirman. Kegiatan ini diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru yang menawarkan pengalaman unik bagi warga maupun pengunjung di jantung Kota Palembang.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, menyatakan bahwa pemerintah tidak akan menambah waktu uji coba karena pola yang ada saat ini dinilai sudah cukup efektif. Peluncuran resmi ini direncanakan dilakukan pada pekan depan setelah memastikan seluruh kendala teknis di lapangan dapat diminimalisir.
"Kita enggak usah lagi uji coba-uji coba, ini langsung deh namanya Car Free Day langsung lah. Launching-nya di minggu depan lagi, karena sambil kita lihat bener-bener lancar sekali baru kita launching," ungkap Isnaini Madani Selasa, (12/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai destinasi wisata baru, Pemkot Palembang juga mengatur ketat tatanan di sepanjang koridor CFD sejauh 2,8 kilometer. Hal ini dilakukan agar kawasan ikonik tersebut tetap memiliki nilai estetika yang tinggi dan tidak semrawut oleh aktivitas perdagangan yang tidak teratur.
"Karena kita kan destinasi wisata baru bagi Kota Palembang, jadi segala tatanan itu kita atur. Termasuklah PKL-PKL itu tidak diperbolehkan berjualan di sepanjang koridor 2,8 kilometer itu," jelas Isnaini.
Selain penataan pedagang, atraksi seni dan hiburan juga akan menjadi bagian dari daya tarik wisata di atas Jembatan Ampera. Namun, pemerintah menetapkan aturan khusus agar kegiatan hiburan tersebut tetap tertib dan menghormati kawasan sekitar, terutama area rumah ibadah.
"Untuk hiburan, atraksi, seni itu juga enggak boleh sembarangan di tengah jalan, mereka harus di trotoar. Di atas Jembatan Ampera pun enggak boleh dekat Masjid Agung karena kita masih menghormati Masjid Agung," tambahnya.
Isnaini berharap, dengan peluncuran resmi ini, CFD Ampera dapat berjalan dengan tanpa kendala dan memberikan dampak positif bagi pariwisata kota.
"Sayang sekali kalau kita launching minggu ini tapi masih ada kendala, tapi kita harapkan di minggu ini kendalanya sudah selesai," pungkasnya.
Artikel ini ditulis oleh Ani Safitri peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(dai/dai)











































