Ribuan Warga Padati Uji Coba CFD di Jembatan Ampera, Lalu Lintas Lancar

Sumatera Selatan

Ribuan Warga Padati Uji Coba CFD di Jembatan Ampera, Lalu Lintas Lancar

Irawan - detikSumbagsel
Minggu, 10 Mei 2026 12:01 WIB
Ribuan warga memadati Jembatan Ampera saat uji coba ketiga Car Free Day
Foto: Ribuan warga memadati Jembatan Ampera saat uji coba ketiga Car Free Day (Dok. Istimewa)
Palembang -

Suasana berbeda tampak di kawasan Jembatan Ampera, Minggu pagi (10/5). Ribuan warga memadati lokasi dalam pelaksanaan uji coba ketiga Car Free Day (CFD) yang digelar Pemerintah Kota Palembang.

Meski dipenuhi masyarakat yang berolahraga dan menikmati suasana akhir pekan, kondisi arus lalu lintas di sejumlah titik utama tetap terpantau aman dan terkendali.

Sejak mentari terbit, masyarakat dari berbagai penjuru kota mulai berdatangan ke kawasan CFD. Tidak hanya warga lokal, sejumlah komunitas olahraga, pesepeda, hingga keluarga terlihat memanfaatkan momen tersebut untuk beraktivitas bersama. Kawasan Jembatan Ampera pun berubah menjadi ruang publik yang ramai namun tertib.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tengah meningkatnya antusiasme masyarakat, petugas gabungan dari Dinas Perhubungan, Satlantas, Satpol PP, serta aparat kecamatan dan kelurahan telah disiagakan sejak dini hari. Mereka ditempatkan di sejumlah titik yang sebelumnya diprediksi berpotensi mengalami kepadatan kendaraan, terutama di kawasan Musi IV dan Musi VI.

Hasilnya, meskipun volume kendaraan di sekitar lokasi CFD terpantau cukup ramai, arus lalu lintas tetap dapat mengalir dengan baik tanpa kemacetan berarti. Pengalihan jalur yang diterapkan berjalan efektif berkat pengawasan langsung di lapangan serta meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap rekayasa lalu lintas yang diberlakukan.

ADVERTISEMENT

Pemerintah Kota Palembang menilai keberhasilan pelaksanaan CFD kali ini tidak terlepas dari sosialisasi masif yang dilakukan melalui Dinas Kominfo. Informasi mengenai penutupan jalan, jalur alternatif, hingga tujuan pelaksanaan CFD dinilai mampu membantu masyarakat menyesuaikan aktivitas mereka sebelum melintas di kawasan tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Heriyanto, mengatakan pelaksanaan uji coba ketiga menunjukkan perkembangan yang jauh lebih baik dibanding pelaksanaan sebelumnya. Evaluasi yang dilakukan berdasarkan arahan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menjadi acuan utama dalam memperbaiki sistem pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

Menurutnya, fokus utama pada pelaksanaan kali ini adalah meminimalisir potensi kemacetan yang sempat menjadi perhatian pada uji coba sebelumnya. Karena itu, lebih dari 100 personel Dishub diterjunkan langsung ke lapangan dan disebar di sejumlah titik strategis.

"Kami tempatkan personel di titik-titik yang dianggap rawan kepadatan seperti Musi IV, Musi VI, dan kawasan Jembatan Ampera. Walaupun arus kendaraan cukup ramai, semuanya masih bisa diurai dengan baik," katanya kepada wartawan, Minggu (10/5/2026).

Heri juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam mendukung kelancaran CFD, mulai dari aparat kepolisian, Satpol PP, hingga perangkat wilayah setempat. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci utama sehingga kegiatan dapat berlangsung aman, nyaman, dan tertib.

Heriyanto berharap CFD tidak hanya menjadi agenda rutin mingguan, tetapi juga mampu membentuk budaya hidup sehat di tengah masyarakat Kota Palembang. Ia ingin kawasan CFD menjadi ruang interaksi publik yang positif bagi seluruh kalangan.

"Harapan kami masyarakat benar-benar memanfaatkan CFD untuk kegiatan sehat seperti jogging, bersepeda, senam, maupun aktivitas positif lainnya bersama keluarga. Ini juga menjadi upaya menciptakan suasana kota yang lebih segar dan nyaman," ungkapnya.

Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumsel, AKBP Farida, memastikan situasi keamanan dan lalu lintas selama kegiatan berlangsung dalam kondisi kondusif. Personel kepolisian bersama Dishub dan Satpol PP terus melakukan pemantauan secara dinamis sesuai perkembangan di lapangan.

Ia menjelaskan, penempatan personel dilakukan secara fleksibel agar setiap potensi kepadatan dapat segera ditangani. Pengawasan difokuskan pada jalur-jalur penghubung utama yang menjadi akses kendaraan menuju pusat kota.

"Sejak pagi situasi aman dan lancar. Kami bersama seluruh stakeholder terus bersiaga di lapangan untuk memastikan pelaksanaan CFD berjalan tertib dan masyarakat merasa nyaman," jelasnya.

Antusiasme masyarakat yang terus meningkat dinilai menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan program CFD di Kota Palembang. Selain menjadi ruang olahraga dan rekreasi, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat interaksi sosial masyarakat sekaligus menghadirkan wajah kota yang lebih humanis dan ramah lingkungan.

Dengan hasil evaluasi yang semakin baik dari setiap pelaksanaan uji coba, Pemerintah Kota Palembang optimistis CFD di kawasan Jembatan Ampera dapat menjadi salah satu ikon aktivitas akhir pekan yang diminati masyarakat.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads