Misteri satu korban anak-anak dalam kecelakaan maut yang membakar Bus ALS di Jalinsum Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan, mulai terungkap. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri menduga kuat jenazah anak-anak yang ditemukan menempel dengan ketiak merupakan korban Bela anak dari pasangan Agustina Maharani dan Aldi.
Sebelumnya Bella dilaporkan hilang dalam kejadian tersebut. Kabid DVI Pusdokes Mabes Polri, Kombes Wahyu Hidayati mengatakan dugaan itu muncul karena dari seluruh laporan korban hilang, hanya ada satu anak-anak yang dicari keluarga.
"Dari 17 jenazah yang ditemukan, hanya ada satu jenazah anak-anak dan hanya satu anak yang dilaporkan hilang yakni Bella," ujar Wahyu, Sabtu (9/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, pihaknya belum dapat memastikan identitas jenazah tersebut apakah itu Bella dan jenis kelaminnya juga belum diketahui laki-laki atau perempuan karena kondisinya sudah terbakar dan cukup parah.
Selain itu, hasil DNA-nya juga belum keluar. Tim DVI tetap mengedepankan prosedur identifikasi untuk menghindari kesalahan identitas korban.
"Kami tidak berani memastikan begitu saja. Semua tetap harus melalui prosedur dan pembuktian ilmiah supaya tidak terjadi kekeliruan," tegasnya.
Wahyu menjelaskan kondisi jenazah anak tersebut mengalami kerusakan cukup berat akibat terbakar sehingga jenis kelaminnya pun belum dapat dipastikan.
"Bagian tubuhnya tidak utuh sehingga kami belum bisa memastikan jenis kelaminnya," katanya.
Saat ini, tim DVI masih menunggu hasil pemeriksaan DNA dari Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk memastikan identitas korban secara pasti.
"Jadi kami menunggu hasil DNA dari ibu dan bapaknya. Kalau sudah keluar, kita bisa samakan dengan korban anak-anak ini," katanya.
Sebelumnya, tim DVI mengungkap dari 17 jenazah korban kecelakaan bus ALS yang ditemukan terdiri dari 13 laki-laki dewasa, tiga perempuan dewasa dan satu anak-anak.
