Tiga Korban Selamat Kecelakaan Maut Bus ALS Masih Dirawat Intensif

Sumatera Selatan

Tiga Korban Selamat Kecelakaan Maut Bus ALS Masih Dirawat Intensif

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Kamis, 07 Mei 2026 20:40 WIB
Situasi rumah sakit di Lubuklinggau yang menjadi lokasi perawatan korban selamat dari laka bus ALS di Muratara
Situasi rumah sakit di Lubuklinggau yang menjadi lokasi perawatan korban selamat dari laka bus ALS di Muratara (Foto: M Rizky Pratama)
Palembang -

Tiga korban selamat dalam kecelakaan maut Bus ALS tabrakan dengan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Rupit Umum Daerah (RSUD) Lubuklinggau. Sementara, 16 korban tewas masih dalam proses identifikasi.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, ketiga korban yang selamat yakni Ngadiono (44), Jumaitun (35,) dan M Tahrul (31) mengalami luka berat dan saat ini dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU).

"Untuk tiga korban yang luka berat ini masih dirawat di ICU," ujarnya, Kamis (7/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, kondisi korban terus dipantau oleh tim medis yang menangani para korban kecelakaan maut tersebut.

Selain penanganan korban selamat, kata dia, pihaknya juga masih fokus melakukan proses identifikasi terhadap 16 jenazah korban meninggal dunia yang saat ini sudah berada di kamar jenazah RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

ADVERTISEMENT

"Sebanyak 16 jenazah sudah berada di RS Bhanyakara. Saat ini kami fokus melakukan identifikasi terhadap 16 jenazah tersebut," ujarnya, Kamis.

Nandang meminta kepada masyarakat dan keluarga korban untuk bersabar dan menunggu hasil identifikasi yang dilakukan tim DVI Polda Sumsel.

"Untuk hasil nanti diumumkan lebih lanjut. Kita tidak bisa terburu- buru menyimpulkan karena ini menyangkut identifikasi korban agar nantinya tidak terjadi kesalahan saat diserahkan ke pihak keluarga," katanya.

Menurut Nandang, hingga kini sebagian identitas korban telah diketahui. Namun, proses identifikasi terhadap korban lainnya masih terus berlangsung, termasuk melalui pemeriksaan DNA.

"Perlu waktu, jadi kita percayakan saja kepada tim DVI yang sedang bekerja dalam operasi DVI," ungkapnya.

Sementara itu, tim analisa kecelakaan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan maut Bus ALS tersebut.

"Semua masih dalam proses penyelidikan di Polda Sumatera Selatan," katanya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads