Operasi pencarian anak buah kapal (ABK) kapal nelayan yang dihantam kapal kargo di Perairan Lampung Selatan masih dilakukan. Pencarian terganggu oleh cuaca buruk yang datang tiba-tiba.
Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara mengatakan sejak kemarin hujan menjadi kendala dalam proses pencarian.
"Untuk kendala hari ini (Rabu), kemungkinan hujan, itu kita harus waspadai. Dan juga mungkin juga arus dari kemarin cukup kencang yang mengarah ke arah Perairan Lagundi," katanya, Rabu (6/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rezie mengatakan di hari ketiga, area pencarian sedikit demi sedikit diperluas. Tim SAR dibagi beberapa tim menyusuri laut hingga area pantai.
"Untuk pencarian hari ini sekitaran area dari Pantai Suak kita sisir sampai dengan pesisir Kalianda. Untuk rubber boat, kita turunkan dua alut (alat utama) satu dari Basarnas dan juga satu perahu dari TNI AL, Pos AL Kalianda," jelasnya.
"Tim hari ini bersama tim SAR gabungan dari TNI AL, Pos AL Kalianda, Polairud Polda, Polairud Polres Lampung Selatan, dan bersama nelayan Kalianda yang sudah kita informasikan tentang kejadian ini," ujarnya.
Sebelumnya, kapal nelayan karam ditabrak kapal kargo di perairan Kalianda, Lampung Selatan pada Selasa (5/5/2026) dini hari. Satu orang anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang, dua orang lainnya berhasil diselamatkan.
(csb/csb)











































