Sumatera Selatan

Tiga Jemaah Sumsel Dirawat di Tanah Suci, Pengawasan Diperketat

Mutiara Helia Praditha - detikSumbagsel
Selasa, 05 Mei 2026 20:20 WIB
Jemaah Kloter PLM 10 di Asrama Haji Palembang (Foto: Mutiara Helia Praditha).
Palembang -

Tiga jemaah haji asal Sumatera Selatan (Sumsel) dirawat di Tanah Suci. Saat ini mereka masih menjalani perawatan dengan pengawasan ketat tim medis.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Trisnawarman mengatakan berdasarkan laporan petugas kesehatan di Tanah Suci, terdapat tiga jemaah asal Sumsel yang sakit setelah keberangkatan dan saat ini dirawat di rumah sakit.

"Ada tiga orang yang sakit dan sekarang sedang dirawat di rumah sakit di sana (Tanah Suci). Nanti kalau sudah sehat dan kondisi memungkinkan, bisa kembali melanjutkan rangkaian ibadah," ujarnya kepada detikSumbagsel, Senin (4/5/2026).

Ia menjelaskan, kondisi kesehatan jemaah terus dipantau secara berkala oleh tim medis yang bertugas di Madinah dan Makkah. Laporan kesehatan juga dikirim secara rutin untuk memastikan penanganan cepat jika ditemukan gangguan kesehatan, terutama mengingat sebagian besar jemaah masuk kategori risiko tinggi.

Menteri Haji dan Umrah RI, M. Irfan Yusuf menegaskan bahwa kesiapan layanan kesehatan menjadi perhatian utama pemerintah, baik sebelum keberangkatan maupun saat jemaah sudah berada di Tanah Suci.

"Tim kesehatan sangat serius, artinya kalau memang tidak layak, tidak diberangkatkan. Saya sangat mendukung itu," katanya.

Ia menambahkan, secara umum kondisi jemaah Indonesia yang sudah berada di Tanah Suci masih dalam keadaan baik, meski terdapat kendala kecil di beberapa titik yang dapat ditangani dengan cepat.

"Alhamdulillah semuanya baik, ada kendala sedikit, tapi bisa ditangani dengan baik," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra mengatakan, pengawasan kesehatan jemaah sudah dilakukan ketat sejak di Asrama Haji Palembang. Bahkan, beberapa jemaah harus menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan belum memenuhi syarat.

"Kalau tidak memenuhi syarat, ya tidak diberangkatkan. Ini bagian dari upaya memastikan jemaah sehat, aman, dan bisa menjalankan ibadah dengan lancar," ujarnya.

Di sisi lain, aktivitas jemaah yang telah berada di Tanah Suci tetap berjalan sesuai tahapan. Sebagian jemaah melaksanakan arbain di Masjid Nabawi, sementara lainnya telah bergeser ke Makkah untuk menjalankan umrah wajib.

Pemerintah berharap, dengan pengawasan ketat serta penanganan cepat terhadap jemaah yang sakit setelah tiba di Tanah Suci, seluruh jemaah asal Sumatera Selatan dapat menjalankan ibadah dengan lancar hingga kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.

Artikel ini ditulis oleh Mutiara Helia Praditha peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.



Simak Video "Video Menhaj-Dasco Lepas Kloter Pertama Haji Embarkasi Banten 2026"

(csb/csb)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork