- Bagaimana Earphone Mempengaruhi Telinga?
- Dampak Medis Penggunaan Earphone Berlebihan 1. Kehilangan Pendengaran (Hearing Loss) 2. Tinnitus (Telinga Berdenging) 3. Infeksi Telinga 4. Gangguan Sistem Saraf dan Konsentrasi 5. Risiko Kecelakaan (Efek Tidak Langsung)
- Batas Aman Penggunaan Earphone 1. Aturan 60/60 2. Istirahatkan telinga secara berkala 3. Hindari penggunaan saat tidur 4. Jaga Kebersihan Earphone
Gangguan pendengaran tidak selalu muncul akibat suara keras seperti suara mesin atau ledakan. Namun, penggunaan earphone yang sering digunakan juga dapat menimbulkan berbagai dampak pada pendengaran.
Penggunaan earphone sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern, terutama untuk mendengarkan musik, menonton video, hingga bekerja. Namun, penggunaan yang terlalu sering dan dengan volume tinggi dapat menimbulkan berbagai dampak kesehatan, terutama pada organ pendengaran.
Secara medis, paparan suara berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan serius yang bahkan bersifat permanen. Berikut detikSumbagsel rangkum mengenai dampak sering menggunakan earphone.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana Earphone Mempengaruhi Telinga?
Dilansir dari artikel Pengaruh Kebiasaan Penggunaan Headset Terhadap Gangguan Telinga oleh Risa Hude, Shulhana Mokhtar, Rasfayanah, A. Tenri Sanna Arifuddin, dan Ardhani Pratama, telinga merupakan salah satu panca indra manusia yang berfungsi menerima gelombang suara yang kemudian diubah menjadi impuls listrik dan diteruskan ke otak melalui saraf pendengaran.
Earphone sendiri bekerja dengan menghantarkan suara langsung ke liang telinga dan gendang telinga tanpa hambatan. Jika volume terlalu tinggi, getaran suara dapat merusak struktur halus di dalam telinga, khususnya di bagian koklea.
Kerusakan ini berkaitan dengan gangguan pada sistem pendengaran seperti Gangguan pendengaran sensorineural yang sering kali tidak dapat disembuhkan.
Dampak Medis Penggunaan Earphone Berlebihan
Melansir dari Direktorat Jenderal Kesehatan, penggunaan earphone berlebihan memiliki sejumlah dampak bagi tubuh sebagai berikut:
1. Kehilangan Pendengaran (Hearing Loss)
Paparan suara di atas 85 desibel dalam waktu lama dapat merusak sel rambut di koklea. Maka, akan ada penurunan kemampuan mendengar, sulit memahami percakapan, hingga kehilangan pendengaran permanen Kerusakan ini bersifat irreversible karena sel rambut tidak dapat beregenerasi.
2. Tinnitus (Telinga Berdenging)
Penggunaan earphone berlebihan sering memicu tinnitus seperti bunyi dengung atau desis sendiri tanpa ada sumber suara. Hal ini akan muncul terus-menerus atau hilang timbul, sehingga dapat mengganggu konsentrasi dan tidur, secara medis tinnitus terjadi akibat kerusakan saraf pendengaran.
3. Infeksi Telinga
Earphone yang jarang dibersihkan dapat menjadi sarang bakteri, risiko yang sering muncul, otitis externa gatal dan nyeri telinga yang sering mengganggu hingga mengeluarkan cairan dari telinga. Lingkungan lembap di telinga akibat pemakaian lama juga mempercepat pertumbuhan bakteri.
4. Gangguan Sistem Saraf dan Konsentrasi
Paparan suara terus-menerus dapat mempengaruhi otak sehingga dapat mengganggu kesehatan otak seperti kelelahan mental, penurunan fokus dan gangguan tidur. Selain itu, penggunaan earphone dalam waktu lama dapat meningkatkan stres akibat stimulasi suara berlebih.
5. Risiko Kecelakaan (Efek Tidak Langsung)
Meski bukan gangguan organ, penggunaan earphone saat berkendara atau berjalan di jalan raya dapat mengurangi kesadaran lingkungan meningkatkan risiko kecelakaan
Batas Aman Penggunaan Earphone
1. Aturan 60/60
Aturan 60/60 adalah pedoman paling umum yang digunakan dalam dunia kesehatan pendengaran. Ini berdasarkan penggunaan earphone maksimal 60% dari volume penuhnya, dan Batasan penggunaan maksimal 60 menit.
2. Istirahatkan telinga secara berkala
Telinga membutuhkan waktu untuk istirahat setelah terpapar suara, sangat dianjurkan untuk istirahat telinga selama minimal 5 sampai 10 menit setiap 1 jam penggunaannya dan hindari penggunaan selama berjam-jam.
3. Hindari penggunaan saat tidur
Banyak orang menggunakan earphone saat tertidur, akan tetapi hal ini sangat beresiko tinggi akibat paparan suara yang berlangsung lama tanpa control. Selain itu, adanya tekanan secara fisik pada telinga saat berbaring miring sangat berbahaya, dan risiko infeksi karena sirkulasi udara tertutup
4. Jaga Kebersihan Earphone
Selain suara, kebersihan sangat perlu diperhatikan dengan dibersihkan minimal 1 sampai 2 kali dalam seminggu dan hindari berbagi atau saling menggunakan earphone dengan orang lain.
Penggunaan earphone yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan pendengaran, tinnitus, infeksi telinga, hingga gangguan saraf. Secara medis, kerusakan ini bisa bersifat permanen jika tidak dicegah sejak dini.
Menggunakan earphone dengan bijak adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan telinga dalam jangka panjang, semoga bermanfaat!
Artikel ini ditulis oleh Muhammad Alyuda Tri Utama peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(dai/dai)











































