Daycare atau tempat penitipan anak kini menjadi pilihan banyak orang tua, terutama di tengah kesibukan kerja. Namun, belakangan ini perhatian terhadap layanan daycare juga meningkat.
Sejumlah kasus terkait pengasuhan anak di daycare membuat orang tua mulai lebih selektif sekaligus mempertanyakan peran sebenarnya dari layanan ini.
Lantas, apa itu daycare dan apa saja fungsinya bagi anak? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Daycare?
Mengacu pada Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Layanan Pemenuhan Hak Anak, daycare atau Taman Pengasuhan Anak (TPA) merupakan fasilitas yang menyediakan layanan pengasuhan, pembinaan, serta bimbingan sosial bagi anak ketika tidak bersama orang tua.
Secara sederhana, daycare berfungsi sebagai pengasuhan alternatif sementara yang membantu menggantikan peran orang tua dalam menjaga, merawat, dan membimbing anak.
Selain itu, daycare juga berperan sebagai penghubung antara pengasuhan di rumah dan di tempat penitipan, sehingga kualitas perawatan dan perkembangan anak tetap terjaga secara konsisten.
Apa Fungsi Daycare Sebenarnya?
Mengacu pada regulasi tersebut serta konsep pendidikan anak usia dini (PAUD), daycare memiliki beberapa fungsi utama yang tidak hanya bersifat praktis, tetapi juga berkaitan dengan pemenuhan hak dan perkembangan anak.
1. Pengasuhan dan Perlindungan Anak
Fungsi utama daycare adalah memastikan anak mendapatkan pengasuhan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan saat tidak bersama orang tua.
Lingkungan daycare seharusnya mampu memberikan rasa aman secara fisik maupun emosional. Karena itu, kualitas pengasuh dan sistem pengawasan menjadi faktor yang sangat penting.
2. Mendukung Tumbuh Kembang Anak
Daycare tidak hanya menjaga anak, tetapi juga berperan dalam mendukung perkembangan fisik, kognitif, dan sosial-emosional anak.
Melalui aktivitas bermain, interaksi sosial, hingga kegiatan sederhana yang terarah, anak dapat belajar mandiri, mengenal lingkungan, serta membangun kemampuan sosial sejak dini.
3. Memberikan Stimulasi Edukatif
Dalam praktiknya, daycare juga menjadi ruang awal pembelajaran bagi anak. Kegiatan seperti bermain edukatif, pengenalan bahasa, hingga aktivitas motorik dapat membantu perkembangan kognitif anak.
Fungsi ini sejalan dengan prinsip PAUD yang menekankan pentingnya stimulasi sejak usia dini.
4. Membantu Orang Tua Tetap Produktif
Bagi orang tua bekerja, daycare menjadi solusi agar tetap dapat menjalankan aktivitas profesional tanpa mengabaikan kebutuhan anak.
Namun, fungsi ini sangat bergantung pada tingkat kepercayaan terhadap kualitas layanan daycare itu sendiri.
5. Menjadi Jembatan Pola Asuh
Daycare juga berperan sebagai penghubung antara pola asuh di rumah dan di tempat penitipan.
Komunikasi antara pengasuh dan orang tua menjadi kunci agar perkembangan, kebiasaan, dan kebutuhan anak tetap terpantau dengan baik.
Kenapa Orang Tua Perlu Lebih Selektif?
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap kualitas pengasuhan anak, orang tua perlu lebih cermat dalam memilih daycare.
Fungsi daycare hanya bisa berjalan dengan baik jika didukung oleh lingkungan yang aman, pengasuh yang kompeten, serta sistem pengawasan yang jelas.
Karena itu, penting untuk tidak hanya melihat fasilitas, tetapi juga memastikan kualitas interaksi dan pendekatan pengasuhan yang diterapkan.
Tips Memilih Daycare yang Aman
Agar anak tetap aman dan nyaman, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
β’ Pastikan daycare memiliki izin resmi
β’ Perhatikan jumlah pengasuh dibanding jumlah anak
β’ Cek latar belakang dan pengalaman pengasuh
β’ Amati cara pengasuh berinteraksi dengan anak
β’ Pilih daycare yang terbuka dan transparan
β’ Cari referensi atau ulasan dari orang tua lain.
Daycare memiliki peran penting sebagai solusi pengasuhan alternatif bagi anak, khususnya saat orang tua tidak dapat mendampingi secara langsung.
Namun, peran tersebut hanya dapat berjalan optimal jika didukung oleh pengelolaan yang baik dan lingkungan yang aman. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk lebih selektif dan memastikan anak mendapatkan pengasuhan yang layak.
Artikel ini ditulis oleh Nadiya peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(dai/dai)











































