Heboh Penemuan Mayat Perempuan di Area Kebun OKU Selatan

Sumatera Selatan

Heboh Penemuan Mayat Perempuan di Area Kebun OKU Selatan

Welly Jasrial Tanjung - detikSumbagsel
Rabu, 29 Apr 2026 18:00 WIB
Polisi melakukan olah TKP ditemukannya mayat perempuan di area kebun OKU Selatan
Polisi melakukan olah TKP ditemukannya mayat perempuan di area kebun OKU Selatan (Foto: Istimewa/Polres OKU Selatan)
Palembang -

Warga di Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan di area kebun. Saat ini, jasad korban sudah dievakuasi polisi dan diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.

Jasad korban berinisial T (48) yang ditemukan tewas dalam posisi terbaring di tepi sungai, sekitar area kebun milik warga, pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Pulau Beringin AKP Gusnadi mengatakan pihaknya mendapat laporan adanya penemuna jasad tersebut setelah mendapat kabar dari Kepala Desa Tebat Layang. Mendapat laporan itu, pihaknya langsung menuju ke TKP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah menerima laporan melalui Call Center 110, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan saksi guna memastikan kronologi dan penyebab kematian korban," ujarnya.

Gusnadi mengatakan, berdasarkan keterangan yang dikumpulkan dari keluarga saksi saat penemuan mayat, korban sebelumnya dilaporkan meninggalkan rumah sejak Sabtu (25/4/2026).

Keluarga bersama warga telah melakukan pencarian selama dua hari sebelum akhirnya korban ditemukan oleh saksi yang baru kembali dari kebun.

ADVERTISEMENT

"Saat ditemukan, korban mengenakan kaos panjang warna hitam dan celana cargo panjang warna hitam. Barang-barang tersebut telah diamankan sebagai bagian dari barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Hasil olah TKP awal menunjukkan tidak adanya tanda-tanda kekerasan maupun benda mencurigakan di sekitar lokasi yang mengarah pada dugaan tindak pidana.

Hal ini diperkuat oleh keterangan pihak keluarga dan saksi yang turut memandikan jenazah korban yang menyatakan tidak ditemukan luka atau tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Kami memastikan penanganan dilakukan secara transparan. Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Namun demikian, kami tetap melakukan monitoring serta pengumpulan bahan keterangan di sekitar lokasi," ujarnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads