Polres Bangka Barat (Babar) menghadirkan program Gerakan Bimbingan dan Edukasi Remaja (GEBER). Program ini dicetuskan untuk menyelamatkan generasi muda dari berbagai perilaku menyimpang.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan program GEBER hadir sebagai langkah antisipasi menyelamatkan generasi muda dari segala bentuk kerawanan seperti tawuran hingga pengaruh negatif teknologi.
Program dilaksanakan berkelanjutan melalui kegiatan penyuluhan hukum, pembinaan karakter, dan edukasi di lingkungan sekolah.
"Kami berharap sinergi ini mampu membentuk generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini," harapnya.
"Jangan sampai generasi muda yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa, sekaligus harapan negeri ini, rusak karena perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga pengaruh negatif dari perkembangan teknologi saat ini," sambungnya.
Kata dia, dalam upaya menyelamatkan generasi muda harus dilakukan sejak dini melalui pembinaan dan edukasi yang terarah serta berkelanjutan. Program GEBER, sambungnya, dihadirkan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam menjaga pelajar agar tetap di jalur yang positif.
"Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan bersama untuk menyelamatkan generasi muda. Tujuannya agar tidak terjerumus ke dalam perilaku yang dapat merusak masa depan mereka," tegasnya kembali.
Kapolres menambahkan bahwa generasi muda harus dibekali dengan pemahaman, kesadaran hukum, serta kemampuan untuk menolak setiap pengaruh negatif di lingkungan maupun dari perkembangan teknologi.
"Melalui pendekatan preventif dan edukatif, program GEBER menyasar langsung pelajar di sekolah dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan orang tua," tambahnya.
Program ini pun dilakukan dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bangka Barat, dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi itu dilaksanakan di halaman Mapolres, pada Rabu (29/5/2026).
MoU disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), PJU Polres, instansi terkait, para kepala sekolah, serta pelajar tingkat SD hingga SMA.
"MoU ini menjadi komitmen bersama dalam memberikan pembinaan dan edukasi kepada pelajar agar terhindar dari berbagai perilaku menyimpang," jelasnya.
Simak Video "Video: LPS Yakin Generasi Muda Bawa Perekonomian Indonesia Lebih Maju"
(csb/csb)