Bocah 11 Tahun Tewas di Danau Perumahan Mutiara Residen OKU

Sumatera Selatan

Bocah 11 Tahun Tewas di Danau Perumahan Mutiara Residen OKU

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Minggu, 26 Apr 2026 12:01 WIB
Saat pihak kepolisian mendatangi lokasi kejadian bocah 11 tahun tewas tenggelam di danau perumahan
Foto: Saat pihak kepolisian mendatangi lokasi kejadian bocah 11 tahun tewas tenggelam di danau perumahan (Dok. Polres OKU)
OKU -

Bocah 11 tahun bernama Rizki tewas tenggelam di sebuah danau perumahan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Korban diduga tidak bisa berenang saat mandi di danau tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi di danau di dekat Perumahan Mutiara Residen, Kelurahan Sekarjaya, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU pada Jumat (24/4/2026) siang.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut bermula saat korban bersama 4 orang temannya mandi di lokasi kejadian. Diketahui sebelumnya korban juga sudah pernah mandi di lokasi itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, korban mencoba ikut mandi bersama teman-temannya dengan cara berpegangan pada bagian belakang tubuh salah satu temannya. Namun, pegangan tersebut terlepas sehingga korban kehilangan kendali, panik dan kemudian tenggelam.

ADVERTISEMENT

Saksi yang berada di TKP segera melakukan pertolongan dan berhasil mengevakuasi korban dari dalam air. Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Dr Noesmir Baturaja untuk mendapatkan penanganan medis.

"Korban sempat menjalani perawatan. Namun tidak lama korban dinyatakan meninggal dunia. Berdasarkan keterangan dokter, korban diduga mengalami kerusakan pada organ tubuh, khususnya paru-paru dan otak akibat kemasukan air," kata Kasi Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian, Minggu (26/4/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, diketahui korban tidak bisa berenang hingga membuat korban tenggelam. Walaupun saat itu dibantu oleh rekannya.

"Korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang, sehingga saat berada di dalam air tidak mampu mengendalikan diri. Ketika pegangan pada temannya terlepas, korban langsung kehilangan keseimbangan, panik, dan akhirnya tenggelam," ujarnya.



(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads