7 Jenis Kutil yang Perlu Diwaspadai, Mulai dari Kutil Kelamin hingga Kutil Plantar

7 Jenis Kutil yang Perlu Diwaspadai, Mulai dari Kutil Kelamin hingga Kutil Plantar

Bagus Nugroho - detikSumbagsel
Selasa, 21 Apr 2026 23:00 WIB
Pain in prostate, man suffering from prostatitis or from a venereal disease, studio shot on gray background
Foto: Ilustrasi penyakit kutil di kemaluan (Getty Images/Staras)
Palembang -

Kutil merupakan salah satu masalah kulit yang cukup sering dialami sebagian orang. Kutil ini disebabkan oleh ketidaknormalan pada kulit yang disebabkan oleh infeksi Human Papillomasirus (HPV).

Meski tergolong penyakit umum namun sebagian jenis kutil perlu diwaspadai karena menimbulkan rasa sakit dan mengganggu kenyamanan. Terutama jika berada di area wajah, mulut, bahkan kelamin.

Berikut detikSumbagsel sajikan jenis-jenis kutil yang perlu diwaspadai. Yuk, simak!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jenis-Jenis Kutil

Dilansir dari laman Ciputra Hospital, meski umumnya kutil terlihat tidak membahayakan namun terdapat beberapa jenis kutil yang cukup mengganggu, baik secara fisik maupun estetika.

Berikut ini sejumlah jenis kutil yang perlu diwaspadai, di antaranya:

ADVERTISEMENT

1. Kutil Biasa (Common Warts/Verruca vulgaris)

Kutil ini termasuk salah satu jenis kutil yang sering muncul di tangan dan terasa seperti benjolan kasar. Terkadang terdapat titik hitam kecil pada permukaannya sebenarnya adalah pembuluh darah kecil yang tersumbat dan mati.

Kutil ini memiliki ukuran yang sangat kecil, mirip ujung jarum, tetapi juga bisa tumbuh sebesar kacang polong.

2. Kutil Mosaic (Mosaic Warts)

Kutil mosaic umumnya memiliki warna putih dan berukuran kecil, mirip ujung jarum. Jenis tersebut tumbuh berkelompok di telapak kaki, umumnya di bawah jari kaki.

Kutil ini cenderung menyebar hingga dapat menutupi area yang lebih luas, meski jarang menimbulkan rasa sakit.

3. Kutil Plantar

Hampir sama dengan kutil mosaic, kutil ini juga tumbuh di telapak kaki dan dapat tumbuh ke dalam karena tekanan tubuh saat berdiri, berjalan dan berlari. Berbentuk datar dan sering memiliki titik hitam di permukaannya.

Berbeda dari kutil mosaic, kutil ini dapat membesar dan menyebabkan rasa sakit, sehingga aktivitas sehari-hari dapat terganggu.

4. Kutil Filiform

Kutil ini berbentuk panjang seperti benang dan biasanya muncul di wajah, seperti di sekitar mata, hidung, atau mulut. Kutil yang tumbuh di area wajah, seringkali mengganggu penampilan dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Meski tidak berbahaya, kutil ini tetap perlu ditangani agar tidak menyebar ke bagian lain.

5. Kutil Datar (Flat Warts)

Berbeda dari kutil biasa, kutil datar ukurannya lebih kecil dan permukaannya lebih halus dan dapat tumbuh di mana pun, seperti wajah, tangan, dan kaki.

Jumlah kutil ini dapat tumbuh banyak sekaligus, bahkan bisa mencapai 20 sampai 100 buah dalam satu waktu.

6. Kutil Kelamin

Kutil ini muncul di sekitar alat kelamin atau anus dan tergolong ke dalam infeksi menular seksual (IMS). Penularan kutil ini dapat terjadi melalui kontak langsung kulit yang umumnya terjadi saat berhubungan intim.

Kutil kelamin biasanya berbentuk benjolan kecil yang memiliki permukaan yang kasar dan keras serta sangat mengganggu kehidupan seksual penderitanya.

7. Focal Epithelial Hyperplasia (Penyakit Heck)

Kutil ini tergolong langka karena tumbuh di dalam mulut, seperti di bagian dalam pipi atau bibir. Warna kutil biasanya putih atau mirip dengan warna permukaan mulut.

Umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi tetap penting untuk diperiksa karena mempengaruhi kenyamanan saat makan dan berbicara.

Apa Saja Penyebab Kutil?

Masih di sumber yang sama, penyebab utama kutil adalah infeksi virus Human papillomavirus (HPV), dan kutil juga dapat ditularkan dari orang lain, ataupun benda mati dengan kondisi berikut:

  • Menyentuh secara langsung kulit seseorang yang terinfeksi HPV.
  • Menyentuh/tersentuh oleh benda atau permukaan yang telah terkontaminasi, seperti alat gym, handuk, dan sebagainya.
  • Menyebar dari satu bagian tubuh ke bagian lainnya, misalnya melalui garukan.

Cara Mencegah Kutil

Dilansir dari laman Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, berikut sejumlah cara untuk meminimalkan risiko penyakit ini.

  • Memberlakukan pola hidu sehat, seperti rutin mencuci tangan, terlebih jika sudah kontak langsung dengan penderita.
  • Hindari penggunaan pakaian atau handuk dengan orang lain.
  • Hindari menyentuh bagian kulit yang mengalami infeksi untuk mencegah penyebaran virus.
  • Menjaga kelembapan kulit pada tangan dan kaki; dan
  • Mendapatkan vaksinasi HPV sesuai jadwal.

Demikian informasi mengenai jenis-jenis kutil yang patut diwaspadai. Semoga bermanfaat ya detikers

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads