Simak Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan untuk Perjalanan Haji 2026

Simak Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan untuk Perjalanan Haji 2026

Bagus Rahmat Nugroho - detikSumbagsel
Minggu, 19 Apr 2026 21:00 WIB
The photo depicts the spiritual activities of the Hajj and Umrah pilgrims in the holy land of Mecca. Muslims perform worship and pray in front of the Kaaba.
Ilustrasi haji (Foto: Getty Images/Web Hakimi)
Palembang -

Pemberangkatan jemaah haji Indonesia dijadwalkan dimulai pada 22 April 2026. Jika dihitung dari hari ini, Sabtu (18/4/2026), waktu keberangkatan tinggal sekitar 4 hari lagi.

Oleh karena itu, para jemaah perlu mempersiapkan diri secara mental, fisik, dan materi agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar.

Tujuannya agar selama beribadah di Tanah Suci, para jemaah dalam kondisi prima dan dapat fokus dengan ibadahnya. Selain itu, faktor cuaca dan suhu di Arab Saudi juga dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan jemaah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut detikSumbagsel merangkum hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk perjalanan haji 2026, dilansir dari buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah terbitan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.

Persiapan Mental dan Fisik

Para jemaah haji yang akan berangkat ke tanah suci harus mempersiapkan mental dan fisik sebaik-baiknya. Adapun hal yang dianjurkan untuk dilakukan jemaah di antaranya:

ADVERTISEMENT

1. Memperbanyak Istighfar, Zikir, dan Doa

Bagi calon jemaah dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah seperti istighfar, zikir, dan berdoa tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas iman serta memohon kelancaran beribadah kepada Allah SWT.

2. Menyelesaikan Semua Masalah yang Ada

Penting juga bagi calon jemaah untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan tanggung jawab pada keluarga, pekerjaan, dan utang piutang.

Agar saat beribadah nanti bisa digunakan untuk fokus sepenuhnya pada Allah SWT.

3. Menjalin Silaturahmi

Sebelum berangkat haji, calon jemaah juga dapat melakukan silaturahmi dengan berkunjung ke rumah keluarga, tetangga, dan kawan untuk memohon maaf dan meminta doa restu agar perjalanan haji nanti diberikan kelancaran.

4. Melaksanakan Walimatussafar

Bagi calon jemaah yang memiliki kelebihan dalam hal ekonomi dapat melaksanakan walimatussafar (syukuran) dengan niat mensyukuri nikmat Allah SWT. Tetapi tetao menghindari sikap sum'ah (mencari popularitas), riya (beramal dengan niat selain Allah dan ingin dilihat orang lain) serta mubahah (berbangga-bangga)

5. Menjaga Pola Hidup Sehat

Selain itu, calon jemaah juga harus mulai menerapkan dan menjaga pola hidup sehat, untuk mendukung daya tahan tubuh agar baik dan kuat selama menjalani rangkaian ibadah haji. Calon jemaah dapat mencicil melakukan olahraga ringan seperti jogging dan memperbanyak makan-makanan sehat.

6. Mempelajari Manasik Haji

Mempelajari manasik atau tata cara ibadah haji sesuai dengan ketentuan hukum Islam adalah persiapan yang tak kalah penting. Hal ini dilakukan agar jemaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk.

Persiapan Materi

Selain persiapan mental dan fisik, penting juga untuk melakukan persiapan materi yang cukup, antara lain:

1. Membawa Bekal Halal dan Cukup

Calon jemaah haji bisa membawa bekal yang halal dan cukup untuk memenuhi kebutuhan selama berada di perjalanan. Sekaligus menyiapkan bekal yang juga cukup untuk keluarga yang ditinggalkan.

2. Menyiapkan Sejumlah Dokumen Penting

Selain itu calon jemaah haji juga harus menyediakan sejumlah dokumen penting seperti bukti lembar setor lunas Bipih (biaya perjalanan haji), kartu BPJS, serta buku paspor dan lembar visa haji.

3. Membawa ATM Internasional

Penting bagi calon jemaah untuk membawa kartu ATM yang memiliki logo jaringan internasional seperti Visa maupun Mastercard bagi yang memilikinya.

4. Membawa Pakaian

Membawa pakaian juga termasuk ke dalam hal penting. Calon jemaah dapat membawa lima setel pakaian, salah satunya batik nasional yang telah ditetapkan sebagai identitas nasional.

5. Simpan Dokumen yang Tidak Diperlukan

Calon jemaah juga sebaiknya menyimpan dokumen yang tidak dibutuhkan seperti KTP dan SIM di rumah. Sebab kedua kartu tersebut tidak terlalu memiliki peran selama berada di Tanah Suci.

Demikian informasi mengenai hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk perjalanan haji 2026. Semoga bermanfaat ya!

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads