Al Haris Minta RKPD Jambi Jaga Keselarasan dengan Target Nasional

Jambi

Al Haris Minta RKPD Jambi Jaga Keselarasan dengan Target Nasional

Ferdi Almunandar - detikSumbagsel
Jumat, 17 Apr 2026 05:30 WIB
Gubernur Jambi Al Haris bersama Wamendagri dan bupati/walikota di Jambi
Gubernur Jambi Al Haris bersama Wamendagri dan bupati/walikota di Jambi (Ffoto: Istimewa)
Jambi -

Gubernur Jambi Al Haris meminta penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Jambi untuk menjaga keselarahan dengan taget nasional. Hal itu guna mendorong pertumbuhan ekonomi, keberhasilan pelaksanaan program nasional di daerah akan memberikan dampak besar, termasuk membuka lapangan kerja di daerah.

Alh Haris mengatakan Musrenbang RKPD Tahun 2027 merupakan momentum yang penting dalam penyusunan rencana tahun ketiga dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jambi Tahun 2025-2029.

Kata dia, agenda ini menjadi pondasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jambi Tahun 2025-2045

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Musrenbang yang kita laksanakan ini adalah dalam rangka menyepakati permasalahan pembangunan, prioritas pembangunan, arah kebijakan pembangunan dan program/kegiatan, pagu indikatif dan indikator serta penyelarasan antara program/kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan prioritas pembangunan nasional," ujarnya saat menghadiri Musrembang dalam rangka penyusunan RKPD Provinsi Jambi Tahun 2027, yang dibuka langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (15/04).

Al Haris menjelaskan, pada tahun 2025, Pemerintah Pusat setidaknya telah mengalokasikan anggaran untuk infrastruktur konektivitas berupa jalan strategis dan Bandara Kerinci dan Bungo, infrastruktur ketahanan pangan berupa irigasi dan pengolahan lahan serta infrastruktur kesehatan.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Program tiga juta rumah dan Program Fasilitasi Likuiditas Pembiayaan Perumahan juga dilakukan.

"Pada tahun 2026 ini, alokasi anggaran khusus Program prioritas presiden di Provinsi Jambi adalah sebesar 1.138 triliun rupiah. Tentu kita berharap Provinsi Jambi diberikan alokasi lebih besar lagi pada tahun 2027 nanti, agar terjadi percepatan pembangunan di daerah," jelasnya.

"Terkait program prioritas presiden, dapat saya laporkan bahwa saat ini telah terbentuk 192 SPPG yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi dengan total penerima Makan Bergizi Gratis sebanyak 424.470 jiwa atau baru 38 persen dari potensi penerima MBG," sambungnya.

Sementara, kata dia, untuk Sekolah Rakyat, saat ini telah berdiri dua Sekolah Rakyat atau SR, yaitu SR Menengah Atas 5 Kota Jambi dan SR Terintegrasi 13 Tanjung Jabung Timur yang operasionalnya masih pada lokasi sementara.

"Adapun gedung sekolah permanen sedang dalam proses pembangunan dan ditargetkan selesai tahun ini," katanya.

Sedangkan untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terbentuk 1.591 unit pada seluruh Desa/Kelurahan di Provinsi Jambi, dan berdasarkan hasil monitoring per 9 April 2026 yang lalu, 558 di antaranya saat ini sedang dalam proses pembangunan gerai bahkan 19 unit telah selesai 100 persen.

Pada RKPD tahun depan, Al Haris menargetkan ada lima isu strategis yang diangkat pertama nilai tambah komoditas unggulan Provinsi Jambi, dua daya saing dan kemandirian daerah.

Lalu ketiga kualitas sumber daya manusia belum merata, keempat pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup, dan kelima tata kelola pemerintahan.

"Ada 3 kata kunci yang menjadi Fokus Pembangunan Provinsi Jambi pada tahun 2027, yaitu produktivitas, investasi dan hilirisasi. Selanjutnya pada fokus investasi, pembangunan diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas melalui penerapan investasi hijau dan kemudahan perizinan," katanya

"Selain itu juga akan dilakukan peningkatan infrastruktur dan konektivitas ekonomi, khususnya infrastruktur dasar, infrastruktur irigasi serta infrastruktur pendukung konektivitas logistik dan digital, lalu investasi yang berorientasi industri dan ekspor," sambungnya.

Sementara itu, Wamendagri Bima Arya, memberikan apresiasi kepada Gubernur Jambi Al Haris atas langkah inovatif menggelar Musrenbang di rumah dinas, bukan di hotel seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kebijakan ini mencerminkan komitmen terhadap efisiensi dan efektivitas anggaran daerah yang mana kita tahu sedang efisiensi anggaran. Terimakasih Pak Gubernur, Musrenbang tak di hotel tapi di rumah dinas, jadi contoh untuk Gubernur kepala daerah lain di Indonesia. Ini contoh efisiensi yang baik," ucap Wamendagri Bima Arya.

"Meski digelar secara sederhana, forum perencanaan pembangunan tahunan ini tetap berlangsung kondusif dan tertib. Semuanya hadir Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi, Kepala Bappeda Kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, serta instansi vertikal di Provinsi Jambi. Ini bentuk kekompakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Jambi. Sinergi tersebut tidak hanya terlihat di permukaan, tetapi benar-benar terimplementasi dalam program pembangunan," tambahnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads