Petani di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, bernama Rahmat (55) mengalami luka setelah diserang beruang ketika sedang menyadap karet. Akibatnya korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Peristiwa tersebut terjadi di kebun karet di kawasan hutan Air Pohal, Desa Rantau Kumpai, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kabupaten OKU, pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.
Kasi Humas Polres Lahat AKP Ferri Zulfian mengatakan saat kejadian korban sedang menyadap karet di area hutan yang masih tergolong belantara. Berdasarkan keterangan saksi Meldi (22), sambungnya, serangan terjadi secara tiba-tiba. Seekor beruang muncul dan langsung menyerang korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat itu korban sempat melakukan perlawanan menggunakan golok yang dibawanya, hingga hewan tersebut melarikan diri. Namun, akibat serangan tersebut korban mengalami luka robek pada betis kanan serta luka cakaran pada tangan kirim," katanya dari keterangan resmi yang diterima, Kamis (16/4/2026).
Usai kejadian, sambungnya, korban sempat pulang ke rumah sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja untuk mendapatkan penanganan medis.
Kata Ferri, kejadian tersebut dipicu oleh aktivitas manusia di kawasan hutan yang masih menjadi habitat satwa liar.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas.Wilayah tersebut masih termasuk hutan lebat yang berpotensi menjadi habitat hewan buas," ujarnya.
Saat ini polisi telah melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk memberikan imbauan kepada warga.
"Selain itu, saat ini juga akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) guna mengantisipasi potensi serangan serupa," ujarnya.
Peran Bhabinkamtibmas juga dioptimalkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keselamatan saat berkebun di wilayah rawan satwa liar.
(csb/csb)











































