Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengungkap dua catatan yang disampaikan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat menghadiri Musrembang Sumsel 2026 di Griya Agung Palembang. Apa saja?
Bima Arya menyebut dua catatan itu yakni terkait perlunya ruang diskresi dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kepastian skema dana transfer dari pusat ke daerah, guna memperkuat sinergi pembangunan.
Dia menjelaskan sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat agar program strategis nasional dapat berjalan seiring dengan kebutuhan daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semangatnya adalah melakukan sinkronisasi dan akselerasi antara daerah dan pusat. Tidak saja program strategis nasional dipahami daerah, tetapi pusat juga menyerap apa yang menjadi akselerasi di daerah," ujarnya, Selasa (14/4/2026)
Secara terinci, Bima menyebut ada dua catatan utama yang disampaikan oleh Herman Deru yakni, pertama, terkait perlunya ruang diskresi bagi daerah dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Pertama Pak Gubernur memberikan catatan tentang ruang diskresi bagi daerah, dalam bentuk payung hukum agar daerah bisa lebih mengelaborasi pendapatan asli," ujarnya.
Catatan kedua, lanjutnya, menyangkut kepastian skema transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah. Menurutnya kejelasan sistem ini penting untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah.
"Yang kedua adalah konsistensi transfer, jadi ada kejelasan sistem transfer dari pusat ke daerah seperti apa," ungkapnya.
Bima menilai, dinamika perencanaan pembangunan daerah, termasuk melalui Musrenbang, sudah berjalan baik. Hal ini terlihat dari berbagai capaian positif yang diraih Sumsel.
"Bagi kami ini hal yang baik, Musrenbang menjadi dinamis. Dalam catatan kami, daerah ini memiliki banyak hal baik, mulai dari pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, hingga stunting yang masuk empat besar nasional," ujarnya.
Selain itu, ia juga mengapresiasi kepemimpinan Deru yang dinilai mampu merangkul seluruh kepala daerah di wilayahnya. Kata dia, kebersamaan menjadi kunci dalam menjalankan program pemerintah.
"Yang sangat dirasakan adalah gubernur bisa mengayomi seluruh kepala daerah, karena kebersamaan itu penting untuk mendukung program pemerintah saat ini," tuturnya.
Artikel ini ditulis oleh Widia Ardhana peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(dai/dai)











































