Bupati Merangin Optimistis Daerahnya Jadi Lumbung Pangan

Jambi

Bupati Merangin Optimistis Daerahnya Jadi Lumbung Pangan

Ferdi Almunandar - detikSumbagsel
Sabtu, 04 Apr 2026 21:00 WIB
Bupati M Syukur saat melakukan panen raya di Merangin
Bupati M Syukur saat melakukan panen raya di Merangin (Foto: Istimewa)
Merangin -

Bupati Merangin M Syukur optimistis daerahnya menjadi lumbung pangan. Optimisme pemerintah daerah untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai salah satu lumbung pangan di Jambi yakni akan dilakukan dengan peningkatan hasil produksi petani.

"Kami yakin Kabupaten Merangin bisa menjadi lumbung pangan utama di Provinsi Jambi. Selain jagung, kita juga memiliki kekuatan di sektor padi dengan luas lahan mencapai 11.692 hektare," kata Bupati Merangin M Syukur dalam keterangan tertulis yang diterima detikSumbagsel, Sabtu (4/4/2026).

Diketahui, lahan milik Pemkab Merangin seluas 27 hektare tersebut berhasil dikonversi menjadi kebun jagung dengan potensi produksi mencapai 5-6 ton jagung pipil per hektare.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kata M Syukur, total hasil panen kali ini diperkirakan menembus angka 135 hingga 162 ton. Tidak hanya soal produktivitas, sisi ekonomi dari panen raya ini pun sangat menjanjikan dengan harga beli dari Bulog sebesar Rp 6.300 per kilogram.

"Di BBU Margo Tabir diprediksi mampu meraup nilai produksi senilai Rp 850 juta hingga Rp1 miliar dengan potensi ini," ujarnya.

Syukur juga menegaskan bahwa keberhasilan di Margo Tabir hanyalah bagian dari peta besar ketahanan pangan Merangin.

ADVERTISEMENT

Apalagi, kata dia, saat ini Pemkab Merangin mengelola total 40 hektare lahan jagung yang dikelola oleh BBU Margo Tabir 27 hektare, BBU Dusun Tuo8 Hektar, BBU Jangkat 4 hektare dan BBU Sungai Manau 1 hektare.

"Dengan dukungan lahan yang luas dan kondisi alam yang mendukung, hasil panen diyakini bisa terus meningkat dari tahun ke tahun. Merangin punya potensi besar di sektor pertanian. Kalau ini dimaksimalkan, kita optimistis bisa menjadi lumbung pangan di Jambi," ujarnya.

Syukur juga menginstruksikan jajarannya untuk memprioritaskan sektor pertanian dalam anggaran daerah. Di hadapan para pejabat yang hadir, ia meminta Kepala BPKAD untuk menambah alokasi dana pada pos perubahan.

"Tolong Kepala BPKAD, nanti di perubahan tambah lagi dana untuk pertanian. Apa yang dibutuhkan, tolong dipenuhi. Jika dananya tidak ada, nanti kita cari solusinya," tegas Bupati.

Selain fokus pada jagung, BBU Margo Tabir saat ini juga tengah mengembangkan komoditas lain seperti padi sawah seluas 1,8 hektar, serta tanaman hortikultura seperti cabai dan kacang tanah guna menjaga diversifikasi pangan daerah.

Tak hanya itu, kata dia, sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat juga terus diperkuat guna memastikan sektor pertanian berjalan optimal. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah

"Dengan potensi panen yang besar, Merangin dinilai memiliki peluang kuat untuk menjadi salah satu daerah penopang kebutuhan pangan di Jambi, bahkan berkontribusi lebih luas di tingkat regional," tegasnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads