Bupati OKU Optimistis Raih Opini WTP dari BPK RI Wilayah Sumsel

Bupati OKU Optimistis Raih Opini WTP dari BPK RI Wilayah Sumsel

Irawan - detikSumbagsel
Rabu, 01 Apr 2026 15:40 WIB
Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah menyerahkan LKPD di Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel.
Foto: Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah menyerahkan LKPD di Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel. (Dok. Pemkab OKU)
OKU -

Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel. Dia menargetkan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Teddy menyebut, hingga saat ini Pemkab OKU telah berhasil meraih 10 kali opini WTP secara berturut-turut. Ia berharap capaian tersebut bisa kembali dipertahankan tahun ini.

"Sudah kita serahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Selasa.Tentunya kita harap WTP lagi jika penghargaan tersebut didapat lagi, akan menjadi cambuk semangat bagi kami untuk bekerja lebih keras dan lebih teliti dalam pengelolaan keuangan," katanya kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teddy mengungkapkan penyerahan laporan keuangan dilakukan kemarin (31/3) dan diterima langsung perwakilan BPK RI Sumsel melalui Kepala Bidang Pemeriksaan Sumsel II, Cendy Avrian.

"Penyerahan laporan keuangan ini merupakan kewajiban pemerintah daerah dalam menyampaikan pertanggungjawaban APBD paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir, sekaligus menjadi bahan audit oleh BPK," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Teddy menegaskan komitmen Pemkab OKU untuk terus meningkatkan kualitas laporan keuangan sesuai standar akuntansi pemerintahan, memperkuat sistem pengendalian intern, serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

"Adapun realisasi APBD Kabupaten OKU tahun 2025 mencatat pendapatan daerah sebesar Rp1,61 triliun atau 93 persen dari target. Sementara realisasi belanja dan transfer mencapai Rp 1,48 triliun atau 82,26 persen dari anggaran," ujarnya.

Sedangkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp210,66 miliar.

"Kami siap memfasilitasi tim audit BPK dalam melakukan pemeriksaan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten OKU," kata Teddy.

Ia berharap hasil evaluasi dari BPK nantinya dapat menjadi bahan perbaikan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah ke depan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemeriksaan Sumsel II Cendy Avrian mengapresiasi pemerintah daerah yang telah menyelesaikan dan menyerahkan laporan keuangan tepat waktu.

"Kami akan segera melakukan pemeriksaan ke masing-masing pemerintah daerah mulai 6 April mendatang," ujarnya.

Ia juga berharap seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan capaian opini WTP.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads