Gandeng UIN Jakarta, Pemkab OKU Sediakan Beasiswa Kedokteran

Sumatera Selatan

Gandeng UIN Jakarta, Pemkab OKU Sediakan Beasiswa Kedokteran

Irawan - detikSumbagsel
Jumat, 13 Mar 2026 10:51 WIB
Bupati OKU Teddy Meilwansyah teken MOU Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta
Foto: Bupati OKU Teddy Meilwansyah teken MOU Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (Dok. Pemkab OKU)
OKU -

Program beasiswa pendidikan kedokteran yang menjadi salah satu program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah dan Marjito mulai direalisasikan. Program ini ditujukan bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu agar bisa menempuh pendidikan dokter.

Langkah awal program tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten OKU dan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada Kamis (12/3).

Bupati OKU Teddy Meilwansyah mengatakan program ini lahir dari aspirasi masyarakat yang ia temui saat turun langsung ke wilayah pelosok kabupaten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, banyak orang tua yang menyampaikan keinginan agar anak mereka bisa melanjutkan pendidikan hingga menjadi dokter, namun terkendala biaya.

"Banyak anak-anak di desa terpencil yang sebenarnya punya kemampuan dan cita-cita tinggi, tapi tidak punya biaya. Dari situlah muncul gagasan membuat program beasiswa pendidikan kedokteran," katanya kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).

ADVERTISEMENT

Teddy mengungkapkan melalui kerja sama ini, Pemkab OKU ingin mencetak generasi muda daerah yang dapat menjadi dokter profesional sekaligus kembali mengabdi di kampung halamannya.

"Dengan adanya program ini nantinya bisa mencetak generasi baru menjadi dokter dan Kabupaten OKU tidak kekurangan dokter yang profesional," ungkapnya.

Teddy juga menyinggung kondisi layanan kesehatan di sejumlah kecamatan terpencil di OKU. Ia menilai keberadaan dokter yang berasal dari daerah setempat akan mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Di beberapa puskesmas wilayah jauh, kadang dokter mudanya sulit ditemui. Sementara sakit tidak pernah mengenal waktu. Kalau dokter berasal dari daerah itu sendiri, tentu akan lebih mudah bagi masyarakat untuk berobat," ujarnya.

Teddy menjelaskan untuk mengikuti program ini, calon peserta harus memenuhi dua kriteria utama, yakni memiliki prestasi akademik dan berasal dari keluarga kurang mampu.

Pemkab OKU akan melakukan proses seleksi di tingkat kabupaten. Peserta yang lolos seleksi nantinya akan melanjutkan proses penerimaan di Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

"Seluruh biaya pendidikan mahasiswa yang diterima dalam program tersebut akan ditanggung penuh oleh Pemerintah Kabupaten OKU,"jelasnya.

Teddy berharap program ini bisa menjadi langkah awal mencetak dokter-dokter muda asal OKU yang nantinya kembali mengabdi di daerahnya.

"Harapannya anak-anak OKU bisa menggapai mimpi menjadi dokter dan ke depan membantu memajukan daerah," tutupnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads