80 Truk Odol Dikandangkan Saat Arus Balik di Palembang

Sumatera Selatan

80 Truk Odol Dikandangkan Saat Arus Balik di Palembang

Welly Jasrial Tanjung, Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Jumat, 27 Mar 2026 20:01 WIB
Polisi melakukan penyekatan terhadap kendaraan sumbu tiga ke atas atau ODOL di Palembang
Foto: Polisi melakukan penyekatan terhadap kendaraan sumbu tiga ke atas atau ODOL di Palembang (Dok. Istimewa)
Palembang -

Puluhan unit truk sumbu tiga atau truk Over Dimension Over Loading (ODOL) yang melintas di Palembang saat momen arus balik dikandangkan. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan saat arus balik berlangsung.

Polisi melakukan penyekatan truk ODOL ini dilakukan di kawasan Terminal Alang-Alang Lebar, Kamis (26/3/2026) malam.

Kapolsek Sukarami Kompol Alex Adrian mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi kemacetan serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas yang dapat dipicu oleh kendaraan berat bermuatan berlebih saat arus balik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman. Penyekatan kendaraan ODOL ini merupakan langkah antisipasi agar tidak terjadi hambatan di jalur utama," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Alex menjelaskan penyekatan dipusatkan di Pos Pam Simpang 3 Km 12 yang menjadi salah satu titik strategis keluar-masuk Kota Palembang, khususnya bagi kendaraan logistik dan angkutan barang.

"Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas berhasil menjaring sedikitnya 80 unit kendaraan sumbu tiga atau truk ODOL yang melintas pada jam padat arus balik," ujarnya.

Petugas melakukan pengaturan lalu lintas secara dinamis serta memberikan imbauan kepada pengemudi terkait keselamatan berkendara dan kepatuhan terhadap aturan tonase kendaraan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Nandang Mu'min Wijaya mengatakan bahwa KRYD menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas pasca Operasi Ketupat.

"Meskipun operasi telah selesai, kehadiran Polri tetap maksimal. Kami fokus pada titik-titik strategis seperti Km 12 untuk memastikan arus balik berjalan tanpa gangguan," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga keamanan dan segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan di jalan.

"Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam untuk melaporkan keadaan darurat atau gangguan keamanan," tegasnya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads