Arus Balik Mudik di Sumsel, 270 Ribu Pergerakan Warga dalam Satu Hari

Sumatera Selatan

Arus Balik Mudik di Sumsel, 270 Ribu Pergerakan Warga dalam Satu Hari

Rio Roma Dhoni - detikSumbagsel
Senin, 23 Mar 2026 20:00 WIB
Polisi dan TNI saat menjaga stasiun kereta api Kertapati, Palembang.
Foto: Polisi dan TNI saat menjaga stasiun kereta api Kertapati, Palembang. (Dok. Polda Sumsel)
Palembang -

Polda Sumatera Selatan mencatat penguatan arus balik Lebaran 1447 Hijriah di seluruh moda transportasi yang digunakan para pemudik. Polisi menyebut lebih dari 270 ribu pergerakan penumpang di seluruh moda transportasi dalam satu hari.

Hal ini berdasarkan data kepolisian pada Minggu (22/3/2026). Pergerakan ini terlihat dari meningkatnya aktivitas di bandara, stasiun, terminal dan jalur penyeberangan yang menunjukkan pola arus dua arah mulai seimbang. Data lalu lintas tol juga menunjukkan sinyal kuat arus balik, khususnya di Tol Betajam (Betung-Jambi) yang mencatat volume kendaraan keluar lebih tinggi dibanding kendaraan masuk.

Sementara itu, Tol Palindra (Palembang-Indralaya) menjadi ruas dengan volume tertinggi, diikuti Tol Terpeka (Tembanggi Besar-Pematang Panggang -Kayu Agung) dan Kapal Betung (Kayu Agung-Palembang-Betung) yang menunjukkan pergerakan kendaraan masih dinamis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karo Ops Polda Sumsel Kombes M Anis Prasetio Santoso menjelaskan bahwa seluruh jajaran telah disiapkan menghadapi lonjakan arus balik dalam beberapa hari ke depan.

"Arus balik mulai terasa dan kami sudah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk rekayasa lalu lintas sesuai arahan pimpinan," katanya dalam keterangan resmi yang diterima, Senin (23/3/2026).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya menegaskan kesiapan penuh jajaran dalam mengawal perjalanan masyarakat.

"Arus balik sama pentingnya dengan arus mudik. Kami siaga penuh untuk memastikan seluruh masyarakat kembali dengan aman," ujarnya.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima, serta tidak memaksakan berkendara saat lelah.

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta memantau informasi rekayasa lalu lintas dan memanfaatkan rest area maupun pos pelayanan yang tersedia. Apabila membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri di nomor 110 yang aktif 24 jam tanpa biaya.




(dai/dai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads