Syawal merupakan bulan yang hadir setelah bulan suci Ramadan. Di bulan inilah hari kemenangan umat Islam dirayakan yaitu Hari Raya Idulfitri.
Sama seperti bulan lainnya di bulan ini terdapat sejumlah amalan sunah yang dapat dilaksanakan. Bahkan salah satu amalan sunahnya setara dengan puasa selama satu tahun penuh.
Berikut detikSumbagsel sajikan informasi mengenai amalan sunah bulan Syawal. Yuk, simak!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daftar Amalan Sunah Bulan Syawal
Berikut sejumlah amalan sunah di bulan Syawal yang dapat diamalkan antara lain:
1. Puasa Sunah Syawal
Amalan sunah pertama yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah melaksanakan puasa sunah Syawal selama enam hari. Keutamaan dari puasa ini setara dengan puasa selama satu tahun, sebagaimana disampaikan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis.
Dari Sauban RA, Rasulullah SAW bersabda, "Berpuasa sebulan pada bulan Ramadan menyamai berpuasa selama sepuluh bulan. Berpuasa enam hari setelahnya menyamai puasa dua bulan. Dengan demikian, keduanya menyamai puasa satu tahun." (HR Ibnu Majah, Ahmad an-Nasa'i, dan Ibnu Hibban dalam Shahih)
2. Puasa Ayyamul Bidh
Sunah yang dapat diamalkan berikutnya adalah puasa Ayyamul Bidh yang dikerjakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulannya. Keutamaan puasa ini seperti berpuasa sepanjang tahun.
صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ
Artinya: Puasa tiga hari di setiap bulannya adalah seperti berpuasa sepanjang tahun. (HR Bukhari)
Rasulullah SAW juga mengungkapkan bahwa puasa Ayyamul Bidh termasuk ke dalam tiga hal yang tidak pernah ditinggalkan. Hal ini disampaikan Rasulullah SAW kepada salah seorang sahabat, Abu Darda.
أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ
Artinya: Rasulullah SAW berpesan kepadaku tiga hal yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati, yaitu berpuasa setiap tiga hari pada setiap bulannya, mengerjakan dua rakaat salat duha, serta salat witir sebelum tidur. (HR Bukhari dan Muslim)
3. Puasa Senin-Kamis
Dalam beberapa riwayat, puasa Senin-Kamis juga termasuk ke dalam salah satu puasa sunah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Aisyah RA mengatakannya dalam sebuah hadis,
"Rasulullah SAW sangat antusias dan bersungguh-sungguh dalam melakukan puasa pada hari Senin dan Kamis." (HR. Tirmidzi, An-Nasai, Ibnu Majah, Imam Ahmad)
4. Menikah di Bulan Syawal
Melaksanakan pernikahan di bulan Syawal juga termasuk ke dalam sunah bulan Syawal.Hal ini dilakukan untuk menepis kepercayaan sesat kaum Jahiliyah, bahwa menikah di bulan ini membawa sial.
Aisyah RA dalam sebuah hadis menyebutkan, dirinya menikah dengan Rasulullah SAW pada bulan Syawal:
تَزَوَّجَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَوَّالٍ وَبَنَى بِي فِي شَوَّالٍ فَأَيُّ نِسَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أَحْظَى عِنْدَهُ مِنِّي
Artinya: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menikahiku pada bulan Syawal dan berkumpul denganku pada bulan Syawal, maka siapa di antara istri-istri beliau yang lebih beruntung dariku? (HR Muslim)
5. Memperkuat Silaturahmi
Dilansir buku berjudul Harian Orang Islam: Agenda Syar'i Muslim/Muslimah Teladan Sepanjang Tahun karya Ustaz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, pada bulan Syawal, seorang muslim biasanya memperbanyak amalan silaturahmi, dengan umat muslim lainnya. Tradisi saling mengunjungi dan bermaafan ini menjadi salah satu cara mempererat hubungan sosial dan persaudaraan sekaligus menambah suka cita Hari Raya Idulfitri.
6. Bersedekah
Sedekah merupakan amalan yang tidak perlu dilakukan khusus di bulan tertentu dan dapat dilakukan kapan saja. Allah SWT mencintai amalan ini karena sebagai bentuk syukur atas nikmat yang didapatkan.
Dalam sebuah riwayat, Asma' binti Abi Bakr berkata, Rasulullah SAW bersabda padaku:
أنفقي أَوِ انْفَحِي ، أَوْ انْضَحِي ، وَلاَ تُحصي فَيُحْصِي اللهُ عَلَيْكِ ، وَلاَ تُوعي فَيُوعي اللهُ عَلَيْكِ
Artinya : Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau menyedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.
Demikian amalan sunah bulan Syawal yang dapat dilakukan selain salat Id dan mengucapkan takbir. Semoga bermanfaat ya!
Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(csb/csb)











































