Arus kendaraan pada puncak mudik Lebaran di wilayah Sumatera Selatan mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah Simpang Y Betung, Kabupaten Banyuasin, yang diprediksi mengalami lonjakan volume kendaraan.
Di sisi lain, arus lalu lintas di tol fungsional Palembang-Betung terpantau ramai namun tetap lancar pada H-4 Lebaran. Jalan tol yang mulai dioperasikan sejak Jumat (13/3) itu menjadi jalur alternatif favorit bagi para pemudik.
Pantauan di Gerbang Tol Musi Landas, Rabu (18/3) pagi, menunjukkan kendaraan pribadi masih mendominasi arus masuk ke ruas tol tersebut. Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, kondisi lalu lintas terpantau tetap terkendali tanpa hambatan berarti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah kendaraan terlihat datang dari arah Kayu Agung dan Keramasan, kemudian bergabung menuju ruas tol dan melanjutkan perjalanan ke arah Pulau Rimau. Sementara itu, kendaraan dari arah Jambi menuju Palembang diarahkan masuk melalui Simpang Pulau Rimau dan melintas akses Desa Biyuku.
Dari jalur tersebut, pengendara dapat memilih beberapa titik keluar, di antaranya Gerbang Tol Musi Landas, akses TPU COVID di simpang Gandus menuju Simpang Jembatan Musi II, atau keluar melalui Gerbang Tol Keramasan.
Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Suwandi, mengatakan puncak hari mudik hari ini Rabu (18/3) sampai lebaran nanti, karena semua ASN dan pegawai lainnya sudah mulai libur. Pihaknya telah mengantisipasi puncak arus mudik dengan mempertebal personel di sejumlah titik rawan, terutama di Simpang Y Betung yang kerap menjadi titik kemacetan.
"Untuk kondisi saat ini di tol fungsional Palembang-Betung terpantau ramai, namun tetap lancar. Namun khusus di jalur arteri seperti Simpang Y Betung, kami pertebal personel untuk mengurai potensi kemacetan," katanya kepada wartawan, Rabu (18/3/2026).
Suwandi menjelaskan, sejauh ini kemacetan terjadi hanya di simpang Y Betung Kabupaten Banyuasin, untuk itu tim gabungan dalam Operasi Ketupat Musi telah disiagakan di sejumlah pos pengamanan dan titik strategis guna memastikan arus lalu lintas tetap terkendali.
"Kami sudah menempatkan personel di titik-titik rawan kepadatan, terutama akses keluar masuk tol dan persimpangan utama. Petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan hari ini," ujarnya.
Suwandi juga mengimbau para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan, menjaga kecepatan, serta mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
"Keselamatan tetap menjadi prioritas. Kami minta pengendara tidak memaksakan diri jika lelah dan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan," tambahnya.
Sementara itu, salah seorang pemudik asal Jakarta yang hendak menuju Riau, Zaki, mengaku terbantu dengan keberadaan tol fungsional Palembang-Betung. Ia menyebut perjalanan tahun ini terasa lebih lancar dibandingkan sebelumnya.
"Alhamdulillah dengan tol fungsional ini perjalanan jadi lebih cepat. Tahun lalu sempat macet di Sukajadi Banyuasin, sekarang jauh lebih lancar. Semoga sampai kampung halaman dengan selamat," katanya.
Dengan difungsikannya ruas tol Palembang-Betung, diharapkan dapat mengurai kepadatan di jalur arteri, khususnya di wilayah Banyuasin, serta mempercepat waktu tempuh pemudik menuju Palembang dan daerah sekitarnya.
(dai/dai)











































