Polda Sumsel menyiapkan 73 pos pengamanan, pelayanan serta terpadu saat arus balik dan mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Nantinya personel gabungan akan ditempatkan di titik yang menjadi pusat mobilitas masyarakat.
Dalam Operasi Ketupat Musi 2026 ini, Polda Sumsel menerjunkan 2.361 personel gabungan TNI /Polri, Dishub, Pol PP dan dinas terkait. Operasi Ketupat akan berlangsung mulai hari ini, 13 Maret hingga 25 maret 2026.
Operasi tersebut mencakup pengamanan kegiatan ibadah Ramadan, perayaan Idulfitri, arus mudik dan arus balik, hingga aktivitas masyarakat selama masa libur lebaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Personel kepolisian akan ditempatkan secara terukur di berbagai titik yang menjadi pusat mobilitas masyarakat, termasuk jalur tol, jalur arteri, jalur lintas timur, jalur lintas tengah serta sejumlah jalur alternatif.
"Operasi Ketupat Musi 2026 adalah wujud nyata negara hadir untuk rakyatnya. Seluruh personel harus tampil humanis, sigap melayani, dan profesional sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman," kata Kapolda Sumsel Irjen Shandi Nugroho dari keterangan resmi yang diterima, detikSumbagsel Jumat (13/3/2026).
Kapolda menjelaskan, pihaknya menyiapkan 73 pos yang terdiri dari 40 pos pengamanan, 26 pos pelayanan, dan 7 pos terpadu yang tersebar di jalur utama mudik, pusat keramaian masyarakat, serta kawasan objek vital.
Sandi juga mengarahkan agar seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan difungsikan secara maksimal sebagai pusat layanan terpadu bagi masyarakat. Lanjutnya, setiap pos akan menyediakan berbagai layanan, antara lain pelayanan keamanan, layanan kesehatan, informasi perjalanan dan bantuan darurat bagi pemudik.
Selain itu, kehadiran ruas tol Kapal Betung yang difungsionalkan selama masa mudik tahun ini, diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan di jalur arteri dan mempercepat mobilitas masyarakat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu'min Wijaya mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah disediakan selama operasi berlangsung.
"Tujuh puluh tiga pos yang kami dirikan adalah pintu layanan bagi masyarakat. Dari bantuan medis hingga informasi jalur, semuanya siap untuk membantu para pemudik," katanya.
(csb/csb)











































