Catat! Ini Puluhan Titik Rawan Macet di Sumsel Saat Arus Mudik Lebaran

Sumatera Selatan

Catat! Ini Puluhan Titik Rawan Macet di Sumsel Saat Arus Mudik Lebaran

Reiza Pahlevi - detikSumbagsel
Jumat, 13 Mar 2026 06:30 WIB
Ilustrasi macet
Ilustrasi macet (Foto: Tripa Ramadhan)
Palembang -

Dinas Perhubungan Sumatera Selatan memetakan puluhan titik rawan kemacetan di sejumlah ruas jalan selama arus mudik dan balik Idul Fitri 2026. Titik kepadatan terbanyak berada di Jalintim (Jalan Lintas Timur), khususnya di Palembang-Betung.

Kepala Dinas Perhubungan Sumsel Musni Wijaya mengatakan titik rawan macet akan diantisipasi bersama seluruh instansi terkait pada saat peningkatan arus mudik-balik Lebaran.

"Dari hasil pemetaan yang kami lakukan, terdapat 22 titik rawan kemacetan yang ada di Sumsel. Paling banyak berada di Jalintim Palembang-Betung," ujar Musni, Kamis (12/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, jalintim merupakan salah satu jalur utama yang dilalui pemudik dari berbagai daerah. Akses jalan ini menghubungkan Lampung hingga ke Jambi.

Dia menyebut, di Jalintim terdapat 11 titik rawan macet yang tersebar di jalur Peninggalan-batas Jambi (Km 206+800), Sungai Lilin-Betung (Km 113+200, 70+100, 142+500), dan Palembang-Betung (Km 15+800-km 20).

ADVERTISEMENT

"Titik kemacetan di Palembang-Betung akan berkurang karena tol akan difungsionalkan. Tapi, kita akan antisipasi di pintu keluar tol, karena ini akan menjadi titik rawan kemacetan lain," katanya.

Kemudian di simpang Indralaya-Meranjat (km 36+200), Meranjat-Kayuagung (Km 55), Kayuagung- Simpang Penyandingan (Km 75+300), dan SP Penyandingan-Lampung (Km 112, 122, dan 131+800).

Sedangkan di Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) terdapat 6 titik rawan macet. Yaitu di Muara Enim- SP Sugihwaras (Km 198, 205, dan 208), Simpang Sugihwaras-Baturaja (STA 12), Batas Mura-Tebing Tinggi (Km 293+850), dan Yos Sudarso-Lubuklinggau (Km 368+120).

Dishub juga memantau lima titik rawan macet jalur lintas penghubung, yaitu di Jalan Lingkar Kota Sekayu (Km 124+500), Pagar Alam-Tanjung Sakti-Bengkulu (Km 311+160), Prabumulih-Beringin (Km 92+050), Simpang Belimbing-Batas Muara Enim (Km 138 dan 147).

"Sejumlah faktor yang memicu kemacetan di antaranya tingginya volume kendaraan, aktivitas pasar tumpah, perlintasan sebidang kereta api, hingga kondisi jalan yang menyempit di beberapa lokasi," ungkapnya.

Dishub Sumsel bersama kepolisian dan instansi terkait akan menyiapkan langkah antisipasi untuk mengurai kepadatan, seperti pengaturan lalu lintas, penempatan petugas di titik rawan, serta pemasangan rambu dan informasi lalu lintas bagi pengguna jalan.

"Koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna memastikan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di wilayah Sumsel berjalan aman, lancar, dan terkendali," tukasnya.




(csb/csb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads